Grand Opening, RS Surya Insani Gelar Lomba Bayi Sehat
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Setelah setahun Rumah Sakit Surya Insani Pasir Pangaraian beroperasi, Rabu (17/12/2014) dilakukan Grand Opening, yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rohul, Drg.Grifino Dahlihardi, dan secara resmi rumah sakit swasta, resmi dibuka untuk layani masyarakat umum.
Menurut Owner RS Surya Insani, Evi Yuliana SE,MM menyatakan, RS yang dibangun di Km 4 Desa Sukamaju Kecamatan Rambah tahun 2011 silam, sudah beroperasi sejak Desember 2013 lalu, tapi baru di Grand Opening pagi itu.
Jelas Evi, bertepatan Grand Opening, pihaknya gelar Lomba Bayi Sehat. Puluhan bayi dari tiga kecamatan ikut ambil bagian, seperti dari Kecamatan Rambah, Rambah Samo juga Kecamatan Bangun Purba.
“Melalui lomba Bayi Sehat di Grand Opening ini, nantinya para ibu akan mengetaui apa itu kategori bayi sehat. Berharap kedepannya, seluruh bayi-bayi di Rohul tetap sehat,”ucap Evi, usai tinjau sejumlah ruangan di RS swasta tersebut.
Kata Evi lagi, sebagai RS swasta, pihaknya diberi peluang ikut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat umum. Mulai 2015 akan datang, kata dia, RS ini juga siap menerima pasien BPJS.
Ditanya adanya opini dari masyarakat bahwa biaya perobatan di RS swasta mahal, Evi menjelaskan pihaknya lebih mencoba melalui pendekatan. “Mereka bisa coba dulu, biaya di rumah sakit kami tidak begitu mahal,”terangnya, dan diakuinya untuk biaya rawat inap di Klas III hanya Rp100 ribu per harinya.
Dijelaskan Evi lagi, bila RS Surya Insani telah memiliki sarana lengkap setaraf dengan RS, seperti 50 tempat tidur, ruang inap Grand VIP, Klas I, II, dan III.
Sudah Empat RS Swasta Kantongi Izin Tetap.
Menurut laporan Kepala Dinkes Rohul Grifino Dahlihardi mengakui, setelah diresmikannya RS Surya Insani,maka sudah ada empat RS swasta di Rohul yang telah kantongi izin tetap.
Dimana ke empat RS swasta yang sudah kantongi izin tetap, yakni RS Surya Insani Pasir Pangaraian, RS Tambusai Medika Tambusai Utara, RS PTP Nusantara V, dan RS Awal Bross Ujung Batu.
Katanya, dari konsultasi dengan pihak Kementrian, standar RS Surya Insani sudah mengantongi izin tetap. "Kemitraan dengan rumah sakit swasta akan menambah berkolaborasi dalam pemberantasan penyakit menular,”ucap Grifino.
Jelasnya pula, hasil kolaborasi dengan RS swasta, juga menciptakan harapan hidup masyarakat meningkat antara 68-72 persen. Sehingga terang Grifino tidak memberikan batasan pendirian RS swasta, selama proses pendirian mengikuti prosedur berlaku. (MPR)