Gudang Kayu di Bagansiapiapi di Lalap Sijago Merah.
BAGANSIAPIAPI - Gudang kayu peranca yang terletak di Jalan Perwira RT4, RW 2, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko hangus di lalap si jago merah, untung dalam kebakaran ini tidak sempat meluas. karena lebih awal mobil pemadam kebakaran dari persatuan kelenteng dan dua mobil milik Pemkab Rohil datang memusnah api. Sehingga api sempat di jinakan pukul 12,40 Wib.
Kebakaran terjadi pukul 12.00 WIB di Jalan Perwira, RT 04 RW 02 Kelurahan Bagan Kota, Selasa (15/4/14) ini cepat diketahui warga, yang menimpa gudang kayu bekas peranca bangunan bertingkat milik Kansia.
Masyarakat menggunakan alat pemadam kebakaran salah satu kelenteng terdekat bersama dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Rohil bertindak cepat, sehingga kebakaran bisa dipadamkan sekira pukul 12.40 WIB, dan tidak sempat meluas kebangunan lainnya,ujar Saksi mata Kebakaran, Rahmad.
Kepala Badan Kesbang Polinmas, Suandi, terlihat memimpin pemadaman api, dengan belasan anggota. Kita ada tiga mobil pemadam, dan untuk kebakaran ini, kita kerahkan dua saja, dan kebaran ini cepat diberitahukan kepada kami, personil kita cukup optimal,terang Suandi, usai memadamkan api.
Menurutnya, Penyebab kebakaran yang di rangkum dari masyarakat yaitu pemilik gudang melakukan membakar sampah, namun setelah di bakar api tidak di jaga dan hanya di lepas begitu saja, sehingga api menjalar ketumpukan kayu berdinding seng lainya, sehingga terjadi kebakaran,maka ini pelajaran bbagi kita semua, jangan semarangan membakar sampah. Kalaupun membakar harus di jaga. Supaya tidak membesar dabb merembet ke tempat lain,ungkap Suandi.
Dari pantauan, kayu yang terbakar, masih ada sebagian yang masih bisa digunakan, sebagian lagi sudah menjadi abu, dan kayu tersebut memiliki banyak paku. Akibatnya, seorang petugas pemadam kebakaran dari Badan Kesbang Polinmas kakinya terinjak paku, sementara pemilik bangunan terlihat berupaya membongkar dinding seng bangunan agar mudah dipadamkan, meski berjibaku dengan paku yang banyak. Sehingga api dapat di musnahkan seuruhnya olleh petugas.(anto)