Guru dan Kepsek Diingatkan Harus Kreatir Percepat Kenaikan Pangkat
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Kepala Sekolah (Kepsek) serta para guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), diingatkan agar lebih kreatif dalam mempercepat kenaikan pangkat. Bahkan sebagai upaya percepatan kenaikan pangkat guru dan Kepsek di Rohul, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, Jumat (17/10/2014), gelar Pelatihan Penetapan Angka Kredit (PAK) yang diikuti 100 guru Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama serta Sekolah Menengah Atas sederajat, di salah satu hotel di Pasir Pangaraian. Informasi Kepala Disdikpora Rohul, H.Muhammad Zen M.Pd mengatakan, kegiatan pelatihan selama tiga hari bertujuan mempercepat kenaikan pangkat atau golongan bagi kalangan guru dan kepala sekolah di 16 kecamatan. Kata Zen lagi, kenaikan pangkat atau golongan guru dan Kepsek sebelumnya dilaksanakan dua tahun sekali. “Namun mulai tahun ini, kenaikan pangkat dilakukan minimal empat tahun sekali,”jelas Zen. Ungkapnya lagi, bahwa kenaikan pangkat tergantung kreatif para guru dan kepala sekolah. Hal itu sesuai Peraturan Menpan Repormasi dan Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009, tentang jabatan fungsional guru dan kenaikan pangkat kredit. Zen mengharapkan, agar ratusan tenaga pendidik yang mengikuti pelatihan sebagai penyambung lidah atau perpanjangan tangan Disdikpora. Yakni ikut mensosialisasikan atau menyampaikan kepada guru dan Kepsek di kecamatan masing-masing. Karena, kenaikan pangkat atau golongan, kata Zen, setiap guru dan Kepsek dilakukan penilaian satu kali dalam enam bulan dengan maksimal penilaian 13,5 persen. Seperti, dari golongan IIIa ke IIIb, harus mencapai 150 dengan kriteria standar 100 dan 50 harus dipenuhi, tidak ditentukan batas waktu. Jika penilaian sudah terpenuhi 150, pengajuan penetapan angka kredit bisa diajukan. Dalam Kegiatan penentuan penilaian terhadap guru, dilakukan Kepsek masing-masing. Penilaian Kepsek sendiri dilakukan oleh Pengawas masing-masing kecamatan dan penetapan angka kredit. Guna mempercepat kenaikan pangkat atau golorang, diingatkan seluruh guru dan Kepsek lebih kreatif dari sebelum-sebelumnya.(Hendra)