Harga Cabe dan Bawang di Rohil Meranjak Naik
BAGANSIAPIAPI - Harga cabe dan bawang saat ini di pasar Bagansiapiapi Rokan Hilir (Rohil) meranjak naik, kenaikan ini di karnakan faktor distribusi bawang dan cabe dari Propinsi Sumatra Barat (Sumbar) ke Propinsi Riau terputus. Namun kenaikan itu tidak terlalu gejolak di tengah masyarakat Rohil saat ini.
Demikian ditegaskan Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Distrubusi Disperindag Rohil, Nasrullah Anata, Selasa (15/4) di Bagansiapiapi. Menurutnya, kenaikan ini atas pantauan yang di lakukan tim dari Disprindag Rohil terhadap harga bahan pokok di pasar tradisional di Bagansiapiapi, namun kenaikan itu saat ini tidak terlalu memberatkan dan tidak menjadi gejolak di masyarakat.
Hasil pantauan tim Disprindag dua hari lalu, bahan pokok yang mengalami kenaikan saat ini di Bagansiapiapi yaitu harga cabe dan bawang. Sementara bahan pokok lainya masih terbilang normal dan tetap,ungkap Nasrullah.
Disebutkanya, bawang merah dan bawang putih saat ini naik dengan harga Rp22 ribu perkilo, yang sebelumnya seharga Rp20 ribu perkilo. Kemudian cabe yang naik saat ini yaitu cabe merah dan cabe rawit,cabe merah yang naik saat ini dengan harga Rp25 ribiu yang sebelumnya Rp23 ribu perkilo, dan cabe rawit dengan harga Rp27 ribu perkillo yang sebelumnnya Rp25 ribu perkilo. Namun untuk harga daging ayan dan sapi, telur ayah dan sayur lainya masih normal dan biasa,tegas Nasrullah.
Lebih jauh di katakanya, kenaikan itu telah disampaikan kementerian perdagangan RI, karna disprindag tidak ada kewenangan melakukan operasi pasar maupun pasar murah,kitta hanya kalau ada kenaikan melaporkan ke pusat,n karna untuk melakukan operasi pasar kia tidak kewenangan maupun anggaran,kata Nasrullah.(anto)