Hujan Terus, Petani Karet Menjerit
Portalriau.com- (Siak) Sungai Apit – Sebagian Besar masyarakat Kecamatan Sungai Apit bekerja sebagai petani karet,Di kibat Hujan yang terus turun di Kecamatan Sungai Apit para petani didaerah tersebut tidak bisa melayet getah mereka, dan hanya bisa duduk saja dirumah. Saat wartawan Portal Riau menemui salah seorang warga kelurahan sungai apit , kecamatan sungai apit. Menurut Nurddin (45) bahwa dirinya tidak bisa melayet getah, dengan beberapa bulan ini dikecamatan sungai apit curah hujannya cukup tinggi tidak henti-hentinya, jadi jika dipaksakan juga untuk melayet hanya akan mubazir saja. "Karena tempat menampung karet akan dipenuhi oleh air hujan bukannya getah.“ memang disaat kita melayet getahnya keluar akan tetapi lebih banyak air hujan yang masuk dari pada getahnya.Jadi daripada kita capek melayet,lebih baik kita istirahat dirumah," Ungkap Nurddin.
Tambahnya, Yang lebih kasihan lagi apabila pada musim penghujan seperti sekarang ini adalah bagi petani karet yang menggarap bukan pemiliknya.Karena hasil getah karet yang dilayet harus dibagi dengan pemilik kebun. Sehingga hasil yang mereka dapat hanya beberapa rupiah sehingga tidak sedikit petani karet pada musim penghujan yang berubah profesi mencari pekerjaan lain yang bisa hasilnya lebih untuk memenuhui kebutuhan didabur,’’ jelasnya dengan nada kecewa. (Indra.HR )