Jalan Gajah Mada Parah, Telan Rp 17 M
Portalriau.com- MESKI sudah dilanggarkan Rp17 Miliar dari APBD Bengkalis,namun kondisi Jalan Gajah Mada yang berada di dua Kecamatan,yakni Mandau dan Pinggir,tepatnya di Sebanga ,makin parah.Proyek pengerjaan jalan tersebut di diduga menyalahi bestek . Hal itu terlihat dari pekerjaan yang sudah dilakukan di lapangan.Seharusnya pekerjaan base B itu lebih banyak kerikil ketimbangan tanah,namun yang terjadi malah sebaliknya.
Banyak tanah ketimbangan kerikil.Akibatnya,kalau musim hujan jalan tersebut bertambah parah dan sulit untuk di lewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.Sementara berdasarkan informasi,untuk mengerjakan proyek tersebut.Pemerintahan Kabupaten(Pemkab)Bengkalis telah Mengangarkan dana lebih kurang Rp 17 Miliar,mulai dari kilo meter 3 sampai ke KM 20 Tasik Serai.Tapi saying,pekerjaan tersebut hanya asal asalan di lakukan.
Kepada SDN 27 Tasik Serai,Yusmaidasari Kepada pmam ,Senin(25/11)di Kantor Camat Pinggir usai mengikuti acara PGRI dan HGN mengungkapkan rasa kekecewaan yang ia rasakan kalau melewati jalan tersebut.’’Memang parah perbaikan jalan gajah mada tersebut.Banyak tanahnya ketimbangan kerikilnya.Jadi kalau musim hujan,Hancurlah jalan yang di perbaiki ini,’’terangnya.
Menyingkapkan persoalan tersebut,Kepada UPTD Binamarga dan pengairan (BMP)Kecamatan Mandau Deni C ketika di hubungi pmam Melalui Vi telepon seluler menjawab bahwa itu memang benar kalau pekerjaan tersebut banyak tanahnya.Seharusnya pekerjaan itu pakai abu kerikil bukan tanah.Melihat hal itu,kita juga sudah menegur rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.
Bahkan pihaknya juga sudah mengambil sampel pekerjaan di bawa ke pekanbaru untuk dilakukan cek labor.’’Kalau teguran kita tidak diindahkan oleh rekanan,maka kita akan segera mengambil sikap,’’tegasnya.Sementara itu,PPTK proyek tersebut,Eka juga mengetauhinya.Seharusnya campuran tanah itu 5 persen dan abu kecil kerikil 5 persen,baru dicampur dengan kerikil.’’Itukan belum siap semuanya,’’Terangnya .(pmam/red).