Jarang Hujan, Wabup Himbau Petani Tidak Bakar Lahan
BAGANSIAPIAPI - Curah hujan sejak beberapa bulan terakhir bisa dibilang sangat rendah. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya kekeringan, kondisi seperti ini tentu sangat rawan terjadinya kebakaran. Guna menghindari hal tersebut, Wakil Bupati, Erianda SE menghimbau kepada para petani yang saat ini mulai membersihkan lahan persawahan untuk menghindari pembakaran.
Hal itu disampaikan wakil bupati usai membuka kegiatan Diklat pengendalian kebakaran hutan dan lahan berbasis masyarakat yang dilaksanakan di aula lantai V Hotel Lion di Bagansiapiapi, Rabu (16/7). Menurutnya, Setelah berbulan-bulan pasca panen padi, kini para petani seperti di Kecamatan Bangko, Sinaboi dan beberapa Kecamatan lainya memulai kembali aktifitas penanaman kembali yang di awali dengan pembersihan lahan.
Pembersihan lahan ini kerap dilakukan dengan cara yang lebih mudah yakni dengan membakar. Hal ini tentu memicu terjadinya musibah kebakaran yang meluas jika tidak diawasi dengan benar. Apa lagi di sekeliling lahan yang dibersihkan tersebut masih semak. Mengantisipasi hal inilah wakil bupati menghimbau kepada petani untuk tidak melakukan hal tersebut. Dan menyarankan agar membersihkan lahan dengan cara di tebas atau di racun.
Kitakan sudah kerap dihadapi dengan permasalahan kebakaran baik lahan maupun hutan. Saya rasa cukup sudah itu semua dan kedepan jangan terjadi lagi. Makanya sebaiknya kepada petani yang memasuki musim tanam saat ini bersihlah lahan dengan cara di tebas saja dan jangan di bakar, saran orang nomor dua di Rokan Hilir ini.(anto).