Keberadaan Kafe di Kawasan Irigasi Batang Samo Resahkan Warga
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Sejumlah warga yang bermukim di kawasan Desa Batang Samo Kecamatan Rambah, resah dengan maraknya keberadaan kafe-kafe di Daerah Irigasi (DI) Okak, Batang Samo, Kaiti (Osaka).
Seperti penjelasan seorang warga Batang Samo, Nurdin (30), setiap malamnya kafe-kafe dengan musik keras sehingga membisingkan warga. Anehnya lagi, kini kebaradaan kafe di kawasan itu sudah menjamur namun belum tersentuh penertiban baik dari Satpol PP serta pihak kepolian, sementara Rohul sendiri berjuluk Negeri Seribu Suluk.
“Kita meminta agar Polres kembali aktif melakukan operasi pekat seperti dulunya. Karena penertibkan kafe-kafe tersebut membuat efek jera, sehingga masyarakat bisa nyaman dan tertib,”harap Nurdin,
Sikapi banyak dan maraknya kafe-kafe di irigasi Osaka, Sekda Rohul, Ir Damri Harun MM bersama Asisten III Setdakab Rohul Tengku Habrizal, berjanji akan mengaktifkan tim yustisi, dengan melibatkan Satpol PP Rohul, Personil Polres Rohul, TNI dan unsur lainnya.
“Kita akan panggil Kasat Pol PP Rohul, termasuk Camat dan Kepala Desanya, tegas Sekda Rohul.
Kata Sekda lagi,penyakit masyarakat (Pekat) di Rohul harus dibersihkan, sehingga diharapkan nantinya tidak menganggu ketenteraman masyarakat, karena tindakan dinilai sangat tidak terpuji, apalagi Rohul dikenal dengan daerah religus
Ditempat berbeda, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Suwono melalui Kabag Ops Kompol Suwarno, pihaknya beserta Polsek jajaran komitmen memberantas pekat. Itu terbukti beberapa hari yang lalu di Kecamatan Tambusai Utara diadakan razia pekat (kafe-kafe liar dan penjual tuak) dan hal ini akan terus dilakukan.
“Polri terutama polres Rohul, tidak dapat berjalan sendirian.Sehingga perlunya dukungan dari Pemkab Rohul terutama Sat Pol PP Rohul, mengingat penegakan Perda Rohul sebaiknya di lakukan Sat Pol PP Rohul sehingga Polri dapat fokus menangani tindak pidana umum,”harap Suwarno. (Hendra)