Kerusakan Jalinprov di Bangun Purba Kian Parah
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Warga di Kecamatan Bangunpurba, hingga kini masih mendambakan jalan lintas Provinsi (Jalinprov) Riau di daerah mereka, bisa baik sehingga aktifitas warga mengangkut hasil pertanian tidak terganggu. Apalagi kondisi jalan kian parah, selain itu pihak Provinsi Riau juga belum melakukan perbaikan jalan.
Kondisi Jalinprov Riau yang mengalami rusak parah, tepatnya di Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba, yang menghubungkan ke Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Bahkan kini kondisinya semakin memprihatinkan.
Karena, selain rusak jalan sekitar 2,8 kilometer di daerah itu, juga dipenuhi lubang di badan jalan, dan kerap mengancam keselamatan pengendara. Bukan itu saja, di saat musim kering, jalan di daerah itu juga berdebu, sehingga mengganggu kesehatan warga. Sebaliknya, saat musim hujan, beberapa titik jalan menjadi kubangan kerbau.
Kata Camat Bangun Purba, Tengku Fauzan Tambusai, Sabtu (20/9/2014) mengatakan, Jalinprov di daerahnya, merupakan akses satu-satunya warga menuju Padang Lawas, Sumut.
Jelasnya lagi, saat musim hujan, jalan provinsi itu akan sulit dilalui karena dipenuhi kubangan air. Sebalinya, pada musim kemarau, warga terpaksa menerobos hujan debu dengan mempertaruhkan kesehatan mereka. Bahkan keluhan warga sudah berkali-kali disampaikan ke dirinya, namun dirinya tidak dapat berbuat banyak.
Tengku Fauzan sendiri hanya berharap, dinas terkait di Pemprov Riau, bisa segera merealisasikan pembangunan jalan provinsi disana. Sebab, dampak kerusakan jalan telah menghambat akses perekonomian warga setempat.
“Karena sebagian besar warga di Bangun Purba masih bergantung dari perdagangan ke Kabupaten Padang Lawas. Sehingga kami dan masyarakat, sangat mengharapkan jalan yang rusak tersebut secepatnya diperbaiki,”harap Tengku Fauzan.
Bahkan sejumlah warga juga mengakui, mereka sendiri sudah berkali-kali mendesak pihak Pemprov Riau, agar segera memperbaiki jalan status provinsi di daerah mereka. Karena, dampak kerusakan jalan sekitar 2,8 Km itu, telah menghambat arus mobiltas ekonomi warga ke Padang Lawas.
“Kita sangat kecewa kepada pihak Provinsi Riau yang terus berjanji setiap tahunnya memperbaiki jalan, namun sepertinya belum ada tanda-tanda jalan disini akan diperbaiki,”terang Ucok, salah seorang warga yang kebutlan tengah melintasi jalan rusak daerah Bangun Purba. (Alfian)