Kesabangpolinmas Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - Kabut Asap yang mulai menyelimuti Rokan Hilir dinilai begitu cepat dibandingkan tahun sebelumnya, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Mayarakat (Kesbangpolinmas) Rokan Hilir menghimbau kepada warga jangan membakar lahan. “Hasil pantauan kita saat ini masih terlalu dini adanya kebakaran lahan, karena biasanya kebakaran lahan pada musim panas, dan itu mulai di antara bulan Maret dan April,”ujar Kepala Kesangpolinmas Rohil, H.Ramatul Zamri, S.Sos, Rabu (5/1) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, kebakaran lahan yang terjadi saat ini sudah hampir terjadi se Propinsi Riau, hal itu saat ini sangat terlalu dini. Walaupun demikian pihaknya berupaya membantu untuk memadamkan api khsusunya daerah Mumogo Kecamatan Tanah Putih khusus untuk lahan gambut. “Pemadaman dan pemantauan tetap kita bantu, meskipun memang lahan yang terbakar bukan milik orang lain melainkan orang Dumai. namun telah memiliki lahan di wiayah Rokan Hilir,” ungkap Ramatul.
Di katakanya, Bahkan saat ini dalam pemadaman hutan dan lahan yang menjadi kendala adalah jalan menuju lokasi, Sehingga sulit menjangkau ketempat kebakaran,“ baru-baru ini kita bersama pak Wabup meninjau lahan yang terbakar di Sunoboi, dan Saat itu kita ingin menuju lokasi namun karena harus memakai sampan sementara aliran sungai dangkal sehingga tidak bisa menuju lokasi,”cetus Ramatul. Selain itu, lanjutnya. Maka di perlukan penanganan serius tentang kebakaran lahan, apa lagi saat ini bertepatan dengan persiapan pelaksanaan Pemilihan Lesgislati (Pileg) April mendatang, maka semuanya harus bebas sengat asap. Makanya harus gencar untuk memadamkan api agar pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan lancar nantinya. “Kita harapkan masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan dan hutan, sebab saat ini memang kita lihat ada pembakaran lahan. Namun jangan sampai meruusak lingkungan kita, bahkan kita sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindak pelaku pembakaran huan dan lahan ini,”tegas Ramatul.(anto)