KNPI Rohul di Anggap "Mati-Suri"
Rokan Hulu, Portalriau.com- konsep kepemudaan atau generasi muda selalu dikaitkan dengan masalah
nilai, ini makna idiologis dan kultural, di dalam masyarakat pemuda satu identitas potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya, pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan, siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan. Keterangan ini disampaikan, Ketua LBH Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kab Rokan Hulu (Rohul), Devi Ilhamsyah, SH, diutarakanya, ada beberapa kedudukan pemuda dalam pertanggungjawabannya atas tatanan masyarakat, antara lain, kemurnian idealismenya, keberanian dan keterbukaanya dalam menyerap nilai-nilai dan gagasan-gagasan yang baru, semangat pengabdiannya, sepontanitas dan dinamikanya, inovasi dan kreativitasnya, keinginan untuk segera mewujudkan gagasan-gagasan baru, keteguhan janjinya dan keinginan untuk menampilkan sikap dan keperibadiannya yang mandiri dan masih langkanya pengalaman-pengalaman dapat merelevansikan pendapat, sikap dan tindakanya dengan kenyataan . Kondisi saat ini terjadi, optimalisasi para kaum pemuda masih dirasa kurang, padahal begitu banyak organisasi, mengatasnamakan pemuda namun organisasi tersebut stagnan atau jalan ditempat, Sebut Ilhamsyah, kepedulian organisasi kepemudaan terhadap kondisi yang sedang dialami negara ini terutama kondisi masyarakat kalangan bawah masih memprihatinkan. Tidak hanya itu, para pengurus organisasi kepemudaan saat ini idealismenya sudah
terkikis dengan adanya kekuasaan.
Ketua BKPRMI Rohul menegaskan, terjadi di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) khususnya KNPI kabupaten Rokan Hulu (rohul) yang notabenenya mengurusi masalah kepemudaan di kabupaten Rokan Hulu, mati segan hidup tak mau mungkin itulah kiasan yang sepertinya cocok untuk kondisi oganisasi kepemudaan KNPI Rokan Hulu, saat ini menjadi pertanyaan, Mengapa organisasi ini stagnan atau jalan ditempat? Padahal dana sudah dikucurkan, namun program kerja tidak berjalan, Tidak ada alasan bagi KNPI Rohul pada khususnya dan organisasi kepemudaan lainnya yang mengurusi persoalan kepemudaan di Negeri Seribu Suluk untuk tidak peduli terhadap kondisi para pemuda di tempat dimana mereka berdiri. Ajak Ilhamsyah para pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan khususnya organisasi kepemudaan KNPI Rohul untuk segera bereaksi terhadap kondisi pemuda, tanamkan maju tidaknya sebuah negara tergantung kepada pemudanya.
“Jangan tanyakan apa yang telah negara berikan kepada kita namun tanyakan kepada diri kita masing-masing sebagai pemuda apa yang telah kita berikan untuk negara ini. Jangan banyak bicara mari kita kerja apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat demi kemajuan negara ini, Talk less, do more,” *pungkas Ilhamsyah (Rocky)