Komit Tingkatkan Produksi Pertanian Pemkab Hibahkan Alsintan Ke Petani
RAMBAH (Portalriau.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holti Kultura (TPH) Rohul, setelah berkoordinasi dengan pihak Team Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD) Rohul tidak akan melakukan pungutan terhadap Alat-alat Mesin Pertanian (Alsintan), penghapusan pungutan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Rohul dalam meningkatkan produksi pertanian.
HAL ini disampaikan Kepala Dinas TPH Rohul Ir Sri Hardono MM melalui sekretarisnya Mubrizal SP MMA di ruang kerjannya, kamis (31/10). Menurutnya tidak adanya dana pemeliharaan Alsintan tersebut dan target pendapatan Asli Daerah, dari Alsintan itu sekitar Rp25 juta, tidak terpenuhi, PAD yang didapat hanya sekitar Rp 15 juta. “Tapi sejak tahun 2010 lalu, pengadaan Alsintan ke masyarakat itu, tidak lagi pinjam pakai namun sudah langsung dihibahkan pada masyarakat, kita hanya tinggal mengawasi saja,” kata Mubrizal.
Dirincikannya, data rekapitulasi bantuan Alsintan sejak tahun 2011 lalu, yakni kecamatan Rambah 30 unit, Rambah Samo 49 unit, Rambah Hilir 17 unit, Rokan IV Koto 13 unit, Kunto Darussalam 2 unit, Tambusai 1 unit, Kepenuhan 8 unit, Kepenuhan Hulu 10 unit, Kota Ujung Batu 3 unit dan Bangun Purba 11 unit. “Totalnya 144 unit, semuannya dalam dalam kondisi baik. Memang tidak semua kecamatan mendapat bantuan. Hanya kecamatan yang memiliki lahan pertanian dalam konteks’pangan dan holti kultura saja yang diberi bantuan,” sebut Mubrizal.
Sebelumnya, Sekdakab Rohul Ir H Damri Harun MM mengatakan, program Alsintan ini sejak tahun 2010 lalu, namun sebagian besar alatnya dalam keadaan rusak, sedangkan dana pemeliharaannya tidak ada, kondisi ini membuat Pemkab sangat kesulitan untuk menarik PAD nya. “Makanya kita putuskan agar Alsintan ini tidak lagi kita ambil PAD nya, kemudian alat-alat itu kita hibah kan langsung kepada masyarakat penerima, pemkab tinggal mengawasi saja,” kata Damri.(adv/hms/red)