Lagi Lagi Proyek Siluman Tanpa Plang di Duga Acuhkan Bestek di Rohil
MPR - Bagan Sinembah MK - Banyaknya Proyek pembangunan dari dana APBD Kabupaten Rohil yang terdapat di beberapa daerah umumnya menuai pertanyaan dari masyarakat, pasalnya proyek pembangunan tersebut sering tidak memakai acuan standar pembangunan alias Bestek terang masyarakat.
Seperti di Desa Kepenghuluan Bakti Makmur kecamatan Bagan Sinembah ini ,pembangunan lapangan Volly letaknya persis di depan kediaman Anggota Dewan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI),dimana terlihat lapangan yang sudah retak dan tidak memakai plang nama.
Menurut penuturan masyarakat, pembangunan lapangan Voly ini, kemungkinan besar mengacuhkan standar bestek, sebab proyek lapangan Voly yang bersumber dari dana APBD ini ,baru hampir 2bulan sudah tampak retak di sana sini papar masyarakat.
Penuturan masyarakat yang di kutip masyarakat ini mengatakan,kami bangga akan adsanya sarana lapangan olah raga dan kami sangat ber terimakasih kepada pemerintah, namun mengapa semudah itu ,dimana pembangunannya selesai ,maka retakpun tampak di sekitar lapangan sampai sampai ke pinggir lapangan.
Ke khawatiran itu,menjadi dugaan yang beralasan mengapa sampai pecah pecah di seluruh lapangan tersebut yang mengkuatkan dugaan pembangunan lapangan tidak memakai besi ujar masyarakat menerangkan.
Saat wartawan mengkonfirmasi kepala desa Kepenghuluan Bakti Makmur seputar proyek pembangunan lapangan Volly yang berada di wilayah pemerintahannya, Beliau menolak berkomentar pasalnya,beliau tidak mengetahui akan adanya proyek pembangunan sarana olah raga tersebut,"maaf pak wartawan ,saya tidak bisa berikan komentar tentang hal itu elaknya.
Di sebutkan bahwa sarana olah raga yang di bangun oleh pemerintah kabupaten Rokan Hilir ini, adalah untuk kepentingan masyarakat Desa itu, sebagai kegiatan olah raga dan mengolahragakan masyarakat.
Namun, mengapa bangunan tersbut berada di tanah milik anggota Dewan ini? Cetus sumber mengatakan.dikatakannya lagi ,jika sarana olah raga ini untuk kepentingan masyarakat,mengapa di bangun di atas tanahnya,tentu kami harus tau nasib kelanjutan proyek pemberian pemerintah ini di peruntukkan kepada masyarakat.
Saat ini beliau masih anggota Dewan, maka permasalahan ini belum terusik, kalau dirinya sudah tidak menjadi anggota Dewn lagi ,maka terusiklah permasalahannya,sebab kami tidak mendengar adanya hibah lokasi pembangunan untuk masyarakat, ungkap masyarakat akan ke khawatirannya.
"Tim.....