LAMR Rohul Desak Pemkab Segera Selamatkan Rawa Seribu Mahato
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Lembaga Adat Melayu (LAMR) Rohul mengkhawatirkan, nasib kawasan Rawa Seribu Mahato di Kecamatan Tambusai Utara yang semakin habis akibat maraknya perambahan rawa seribu dilakukan oknum masyarakat juga para pengusaha dari Provinsi Sumatera Utara.
Kekhawatiran Ketua LAMR Rohul, H Tengku Rafli Armien.S.Sos bergelar Tengku Majolelo, itu disebabkan karena kawasan Rawa Seribu di Mahato merupakan areal konservasi ikan arwana jenis golden red yang memiliki harga mahal bahkan kualitas nomor dua di dunia. Tengku Rafali megaku, diririnya sudah sampaikan laporan ke Polres Rohul, ke Bupati Rohul, serta Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul Rabu (24/9/2014) lalu.
Bahkan kata Tengku Rafli, Senin (29/9/2014), dalam laporan tertulis yang dilayangkan, agar segera melakukan aksi penyelamatan Rawa Seribu Mahato. Sehingga tidak terjadi dialihfungsikan menjadi areal perkebunan kelapa sawit. Laporan tersebut merupakan hasil pendataan di lapangan dilakukan 38 Tokoh Adat dari Luhak Tambusai.
H Tengku Rali Armien juga mengungkapkan, saat ini tengah terjadi aksi perambahan secara besar-besaran dilakukan oknum pengusaha mengggunakan alat berat jenis eskavator. LAM meminta Dishutbun Rohul segera menindaklanjuti dengan menjatuhkan sanksi tegas kepada para perambah.
“Adanya upaya pengeringan areal Rawa Seribu Mahato, sudah banyak kanal dibangun disana. Kanal itu berguna mengeringkan kawasan,”ucap Tengku Rafli Setelah laporan tertulis LAMR Rohul, Senin (29/9/2014). (Hendra)