Limbah Ternak PT.GUP Timbulkan Polusi Udara

Limbah Ternak PT.GUP Timbulkan Polusi Udara

Pinggir-Lokasi perternakan ayam potong milik PT.Gemilang Ungas Prima yang bertempat di Kelurahan Balai Raja, Pinggir, timbulkan aroma bau yang tidak sehat. Serta menimbulkan polusi udara yang sangat menggangu masyarakat di sekitar peternakan.

Bau yang berasal dari kotoran ayam merupakan unsur nitrogen dan sulfida, dan selama proses dekomposisi akan terbentuk gas amonia, nitrit dan gas hidrogen sulfida. Udara yang tercemar gas amonia dan sulfida dapat menyebabkan gangguan saluran pernafasan serta iritasi mata pada manusia.

Seperti pantauan awak media Rabu sore(11/6), aroma yang ditimbulkan oleh perusahan ternak ayam tersebut sangatlah bau sekali. Ida, salah seorang warga di sekitar peternakan PT.GUP, yang kegiatan  kesehariannya berjualan di samping SPBU Balai Raja, kepada awak media mengatakan kekesalannya terhadap aroma bau limbah kotoran ternak ayam potong milik PT.GUP.
 Tiap harilah kami menghirup bau kotoran ayam ini, lalat pun bang semakin banyak. Para pembeli yang hendak istirahat mengopi atau sarapan disini pun semakin sepi, terang Ida.

Rahman Danil, mandor peternakan ayam potong PT.GUP, kitika ditemui di kediamannya, (11/6), mengatakan, usaha ini merupakan kerja sama perusahan dengan pemilik lahan, pak Komaruddin. Dalam hal bau limbah kotor ternak ayam, lebih bau lagi limbah dari PKS. Dan pengelolahan limbah kita, cukup kita kumpulkan lalu di masukan dalam karung kemudian kita jual kepada warga di seputaran sini juga, dengan harga yang lebih murah Rp.12.000,/karungnya. 

Katanya kemudian, masyarakat tidak pernah ada yang komplain kepada kita. Kandang kita ada11 unit kandang besar yang masing-masing berisi 4 ribu ekor ayam. Yang jelas kita selalu bermitra kepada masyarakat sekitar lingkungan peternakan, ungkapnya.

Sementara Kepala UPTD Pertanian dan Perternakan Kecamatan Pinggir, Ismedtinol, ketika di konfirmasi terkait perternakan PT.GUP, mengatakan, sama sekali pihak kita tidak mengetahuinya dan tidak ada laporan kepada kita. Dan wajiblah pihak perusahan perternakan melapor ke pihak kecamatan, terang Ismedtinol.    -efn-

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...

Nt. Hj. Wanjuma Sari Dewi Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa SDN 6 Rantau Utara

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menghadiri acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…...