MDA Tiap Tahun Makin Bertambah di Rohil
Portalriau.com-BAGANSIAPIAPI - Kendati keberadaan sekolah MDA dikawatirkan semakin menurun jumlahnya, akibat dampak dari pengaruh budaya asing saat ini. Namun, jumlah sekolah MDA di Kabupaten Rokan Hilir, ternyata bertolak belakang. Dimana jumlahnya setiap tahun semakin bertambah dengan kuatnya keinginan masyarakat khususnya orang muslim dalam mendidik anaknya ke arah pendidikan agama islam.
"Tidak ada istilah penurunan. Setahu saya, jumlahnya setiap tahun semakin bertambah. Memang saya tidak bisa sebutkan berapa jumlahnya secara pasti sebab datanya ada di kantor. Namun yang pasti, setahu saya secara umum bertambah dab jumlahnya diperkirakan ratusan yang tersebar di 15 Kecamatan yang ada di Rokan Hilir,"Ujar Kepala Kementrian Agama (Kemenag), H Agustiar S Ag. Kamis (16/1) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, jika ada orang menghawatirkan jumlah MDA yang semakin berkurang, sebaiknya hal itu dihilangkan. Oleh karena, dari data yang kita ketahui, jumlahnya bukan semakin menurun akan tetapi semakin bertambah setiap tahunya. "Ini artinya, warga muslim di Rokan Hilir masih memegang kuat ajaran islam. Dan keinginan orang tua dalam mendidik anaknya ke arah agama islam saat ini masih sangat kuat dan kental,"beber Agustiar.
Diterangkan Agustiar lagi, bukti kuatnya orang tua mendidik agama kepada anak-anaknya terbukti dengan dibangunya MDA secara swadaya. "Pada prinsipnya MDA ini dibangun oleh keinginan masyarakat dan didirikan secara swadaya oleh masyarakat itu sendiri. Memang ada MDA yang di bangun pemerintah. Namun, lebih banyak di bangyn oleh masyarakat," jelas Agustiar.
Terkait dengan hal tersebut, jumlah guru MDA di Rokan Hilir saat ini tercatat lebih 3 ribu orang lebih. Jumlah guru MDA ini setiap tahun semakin bertambah seiring dengan dibukanya MDA baru. "Untuk gaji selama ini, guru MDA dibayar oleh masyarakat melalui biaya sekolah siswa MDA. Namun, pemerintah juga ikut membantu membayarkan gaji para guru MDA,"kata Agustiar. (anto)