Meresahkan Masyarakat. Satpol PP diminta Bubarkan Balapan Liar
BAGANSIAPiAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Suyatno meminta kepada Satpol PP Rohil untuk dapat membubarkan balapan liar yang di lakukan oleh anak-anak baru dewasa, karna yang di lakukan oleh anak ini hampir semua dalam status pendidikan dan perbuatan ini sudah banyak meresahkan oleh masyarakat.
Demikian di tegaskan Bupati Rohil, dalam rapat persiapan MTQ Rohil, belum lama ini di kantor Bupati. Menurutnya, apa yang di lakukan oleh pembalap liar ini telah mengancam nyawanya sendiri dan juga keselamatan orang lain. Dan hal itu tidak di benarkan oleh siapapu, lagipun telah menganggu penguna jalan.
Saya mengharapkan aparat kepollisian dan Satpol PP agar dapat menertipkan balakan liar ini dengan cepat, karna sudah meresahkan masyarakat. Dan perbuatan ugal-ugalan ini tidak patut di contohkan karna sudah membahayakan masyarakat, ujar Bupati.
Dia megatakan, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, maka aparat kepolisian dan Satpol PP agar melakukan patroli rutin di tempat-tempat yang di nilai rawan di lakukann tempat pembalapan, seperti di Batu enam perkantoran Rohil. Karna di lokasi tersebut sangat di nilai bagus bagi mereka karna lokasi jalanya besar warga pun sepi melintas kalau di malam hari, saya pernah menyaksikan sendiri waktu mengecek tempat pelantikan lalu ada anak baru dewasa yang terjatuh sendiri karna ugal-ugalan ini, kita sangat kuatir apa lagi sebentar lagi akan mau melaksanakan UN, kalau terjadi apa-apa siapa yang akan di rugikan, tentunya kita sendiri dan orang tua, ungkap Bupati.
Lebih jauh dikatakanya, tidak hanya aparat hukum terkait yang akan meakukan penertipan, bagi orang tua juga harus bisa memantau anaknya dalam berkendara, jangan mudah melepas anaknya begitu saja tanpa memantau apa yang di kerjakan oleh anaknya. Selai pulanng sekolagh jangan di kasi langsung untuk keluar rumah, kalau dapat jangan di berikan sepeda motor dengan cara mengebut-ngebut, saya menghimbau betul kepada orang tua agar memantau kondisi kelakuan anaknya dalam keseharian, kalau nampak logat anak untuk berbuat yang tidak baik harus di larang dan di beri pendidikan yang baik, kata Bupati.(anto)