Minim bantuan Pemadaaman Karhutla. Suyatno Sampaikan Kekecewaan Terhadap Swasta
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Suyatno dengan terang-terangan menyampaikan kekecewaan terhadap pihak swasta yang ada di wilayah Rohil, hal ini karna di nilai minim memberikan bantuan terhadap pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Rohil beberapa waktu lalu.
Banyak hutan dan lahan terbakar pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Rohil pada Februari sampai Maret lalu. Peranan perusahaan swasta dalam keikut sertaan memadamkan karhutla disekitar perusahaan mereka sendiri dinilai sangat minim,ujar Bupati, Sabtu (17/5) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, Minimnya perhatian perusahaan swasta untuk turut terlibat dalam memadamkan karhutla ini menjadi sorotan semua pihak, termasuk Pemkab Rohil. Pada hal Karhutla telah menjadi tangung jawab semua pihak,Ada kelompok tani terpadu bekerjasama dengan perusahaan memiliki luas perkebunan 1.700 ha. Tapi begitu terbakar prusahaan yang sebesar itu hanya siapkan satu unit pompa, pada hal kebakarannya belum luas, seharusnya bisa menyediakann alat yang di nilai cukup,tegas Bupati.
Dia mengatakan, Pada hal tidak ada salahnya apa bila terjadi karhutla di Bangko atau Rimba Melintang dan sekitarnya perusahaan yang ada di daerah itu turut berpartisipasi mengatasi kebakaran hutan bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat setempatan sehingga kebakaran yang melanda tidak meluas yang mengkuatirkan semua pihak.
Apa salahnya perusahaan bekerjasama mengatasi kebakaran hutan. Ini tidak. Mereka benar-benar tidak peduli. Pada hal kita sangat berharap ada kerjasama yang baik dalam mengantisipasi karhutla. Dengan ada kerjasama yang baik persoalan yang dihadapi akan segera diselesaikan,cetus Bupati.
Maka, lanjutnya. Kedepan bagaimana kerja sama yang baik antara pemerintah dengan swasta itu terus di tingkatkan, karna kalau tidak apa yang di progrankan untuk kesejahteraan masyarakat sulit akan terujud,musibah yang sangat rawan terjadi kita harus tetap waspada, termasuk kerjasama dalam mengatasinya harus bersama-sama, kalau tidak bersama maka sulit bagi kita akan maju,timpal Bupati.(anto)