MTQ Rohil Ke - XI Turut di Wartai Pawai Taaruf
BAGANSIAPIAPI - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten yang ke - XI tak luput diramaikan juga dengan dilaksanakan pawai taaruf, Sabtu (26/4) sore hari.
Mengisi kegiatan tersebut seluruh peserta dan kafilah MTQ turut hadir, juga diikuti dari dinas dan instansi Pemkab Rohil. Yang tidak seperti biasanya pawai taaruf kali ini dihadirkan tiga ekor kuda yang didatangkan dari sumatra utara.
Tiga ekor kuda tersebut ditunggangi juga oleh orang yang menggunakan pakaian sorban putih, ini melambangkan sejarah pejuang islam.
Pantauan Portal Riau dilapangan, Marching Praja IPDN Kampus Rokan Hilir Riau turut tampil. Bahkan aksi mereka sampai memukau masyarakat. Pasalnya, Mereka menunjukkan kemampuan membuat formasi bertingkat. Panitia sepertinya memberikan kesempatan pertama pada marching band ini, dan mereka juga diberi kesempatan untuk menampilkan atraksi yang tidak sama dengan peserta pawai lainnya.
Diberi kesempatan, beberapa formasi menarik ditampilkan, di antaranya membuat formasi bertingkat, bagian bawah empat orang, disusul tingkat kedua seorang praja melingkarkan badan, dan pada tingkat tertinggi, seorang praja berdiri di atas perut praja yang melingkar tadi, sambil membuat formasi hormat.
Formasi ini ada tiga tempat, sehingga, pejabat maupun masyarakat yang melihat, berdecak kagum, dan ketegangan baru reda, ketika atraksi ini selesai, lalu marching band ini berlalu dari hadapan podium utama yang disaksikan Bupati Rohil Suyatno, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Kapolres, AKBP Tonny Hermawan, R.Sik, Kajari M Zainudin, Plt Sekda M Job Kurniawan, Kepala Inspektorat Yatim Maamun.
Tidak hanya pejabat yang kagum, masyarakat yang menyaksikan atraksi tersebut berdesakan sampai ke tengah jalan, sehingga aparat kewalahan membuka jalan, ketika barisan marching band ini harus berlalu, sedangkan nama Dirut IPDN Rizka Utama sempat disebut MC.
Berbeda dengan peserta pawai taaruf lainnya, puluhan marching band, malah tidak diberi kesempatan untuk menampilkan atraksi, dan jika ada yang berupaya membuat atraksi, panitia secepat mungkin meminta peserta tersebut melanjutkan perjalanan.(anto)