Oknum PNS Kampar Tipu Warga Rohul Hingga Ratusan Juta
Rohul, Portalriau.com-Dengan mengimingi imingi akan menjadikan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk di
tempatkan di dinas Kesehatan Kuantan Singingi,Nurmalia(46) seorang oknum PNS berhasil menipu warga Rokan hulu hingga Ratusan Juta rupiah.
Hal ini diungkapkan salah seorang korbannya Siti (23) kepada pesisir pos Kamis(27/6) . awalnya kami mengenal ibu Nurmalia pegawai kelurahan ini diperkenalkan salah seorang rekan kami yang saat ini sudah bekerja di daerah Kuantan singingi berkat dekingan Nurmalia.
Karena sudah berkerja kami percaya kalau ibu Nurmalia ini mampu untuk menjadikan kami sebagai PTT di daerah itu,sebagaimana yang di sarankan oleh rekanan kami tersebut.
Ibu Nurmalia sangat licik pertamanya dia tidak mau menerima uang kami jikalau memakai perjanjian tertulis,”kalau tidak percaya ya sudah saya tidak mau kalau pakai pakai perjanjian,yang jelas saya jamin”papar Siti menirukan Nurmalia.
Ditambahkannya lagi,beberapa orang dari kami sudah menyerahkan uang sejumlah 35 juta rupiah kepada ibu Nurmalia,kerena saya juga ingin bekerja keluarga pun mendanai dan saya menyerahkan uang sebesar 35 juta kepada ibu Nurmalia.
Setelah mengikuti tes di Daerah kuantan singingi tidak satupun kami yang lulus untuk yang datang dari daerah Rokan hulu dan juga Kampar yang di tunjukkan oleh ibu Nurmalia.
Sebelum mengetahui hasil tes,ibu Nurmalia kembali menghubungi saya.untuk meminta uang sejumlah 20 juta rupiah,dengan alasan biar mereka tidak lulus namun kamu sendiri pasti akan lulus.kami mencukupinya karena kemauan untuk bekerja sangat yakin.
Ternyata memang ibu Nurmalia sama sekali memang untuk berniat menipu kami,beberapa orang kami mencoba untuk meminta uang supaya dikembalikan,namun ibu Nurmalia hanya bisa memberi janji janji saja.sampai
saat ini belum juga yang dikembalikan.dan selalu meyatakan bahwa uang mereka masih tersangkut diatasannya.
*Mapolres Kampar Enggan Terima Laporan*
Setelah Permasalan yang dialami Siti tidak kunjung selesai,Siti yang bermaksud membuat laporan Ke Mapolres Kampar akan tetapi Polres Kampar sama sekali tidak mendapat tanggapan,beberapa oknum yang jaga Pada saat itu enggan menerima laporan resmi.
Mungkin karena Nurmalia seorang Lurah mereka tidak mau menerima atau bisa saja oknum Polisi tersebut sudah menerima Upeti hasil penipuan yang dilakukan oleh ibu Nurmalia.
Karena Laporannya tidak diterima Siti dan rekan kan melaporkan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh Nurmalia ke Mapolda Riau agar Nurmalia jera untuk melakukan aksinya.
Apalagi yang mendukung ataupun yang membekingi ulah Nurmalia,di duga banyak dari pegawai maupun oknum polisi,Siti tetap berharap agar pihak Kepolisian daerah Riau berhasil mengungkap kasus ini dengan secepatnya.(Rocky)