Pejabat Pemkab Bengkalis Berkunjung Ke Jepang Mengikuti Diklat
Portalriau.com- Duri – Pengiriman sejumlah Kepala SKPD dan Staf Pemkab bengkalis dengan dalih mengikuti pendidikan dan pelatihan pengelolahan lingkungan selama lebih dari tiga Minggu yang seluruh biayanya di tanggung seluruhnya oleh Universitas Yamaguchi di kota Ube, Jepang berangkat pada hari Minggu (12/01/2014). “Pada awal tahun 2013 Pemkab Bengkalis sudah mengirimkan Pejabatnya di lingkungan Setdakab bengkalis diutus untuk mengikuti Diklat pertama. Rombongan pertama itu diketuai Sekda Pak Drs H Burhanuddin,”
“Hasil dari kunjungan pertama ke Jepang oleh Staf Pemkab Bengkalis tidak membuat perubahan yang berarti terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Bengkalis. Fasilitas umum dan prasarana di Masyarakat tidak memenuhi dan memadai, bahkan masih sangat buruk infrastruktur fasilitas masyarakat tidak ada perubahan yang berarti untuk pembangunan daerah di Kabupaten Bengkalis.
“Sekarang Pemkab Bengkalis mengutus kembali pejabatnya untuk mengikuti diklat Pendidikan ke Jepang. Sejumlah kepala dan staf SKPD terkait diutus Pemkab Bengkalis untuk mengikuti Diklat tersebut. Antara lainnya Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan (DPK) Bengkalis, Indra Gunawan, Kadis Perkebunan dan Kehutanan Herman Mahmud, Kepala Balitbang dan Statistik Sofyan Hadi, serta staf dari BLH dan Bappeda. “Keberangkatannya pada hari Minggu (12/12/2014), dijadwalkan tiba kembali 30 Januari. Diklat kedua ini merupakan tindak lanjut dari MoU kerjasama yang telah dijalin Pemkab Bengkalis dengan Ube International Environmental Cooperation Association (IECA) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Jakarta, 17 September 2012 lalu. Kerjasama pelatihan tersebut akan dijalin selama tiga tahun berturut-turut.Masyarakat menaruh harapan besar pada pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam pembangunan di daerahnya tetapi apa yang dilakukan pemerintah belum pernah memuaskan masyarakat banyak yang kecewa dengan kinerja yang dilakukan oleh Pemerintahan Bengkalis. “ Banyak fasitas umum dan prasarana masyarakat yang belum memuaskan.
“Sebenarnya pendidikan para pejabat Pemkab bengkalis ke Jepang apa motivasinya, di banding dengan pembangunan yang di hasilkan sekarang ini belum memenuhi keinginan Masyarakat. Percuma saja Pemkab Bengkalis mengirimkan pejabatnya ke Jepang nyatanya pembangunan tidak begitu berarti untuk kemajuan daerahnya keluh warga duri yang tidak mau di sebutkan namanya.
Kepercayaan masyarakat sudah berkurang kepada Pemerintah yang hanya menghabiskan dan menghambur-amburkan uang negara dengan dalih Diklat pendidikan para pejabatnya ke Jepang namun hasilnya tidak pernah memuaskan masyarakat. “Harapan masyarakat keberangkatan pejabat Pemkab Bengkalis ke Jepang bisa lebih berarti lagi untuk pembangunan daerah dan mensejahterakan rakyatnya.(ilham).