Pemadaman Listrik Bergilir Hampir setiap malam, Pelanggan PLN Mulai Resah
RENGAT-Pemadaman listrik bergilir di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu sudah berlangsung hampir lama. sampai saat ini belum ada tanda-tanda pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN akan berakhir. Bahkan kian hari, pemadaman listrik semakin parah hingga meresahkan masyarakat.
Popy warga desa sialang dua dahan, mengaku kualahan saat listrik padam dikarenakan kian hari listrik terus padam apalagi dimusim hujan seperti ini, kalau biasa jagan sering dong padam listrik, ujarnya.
Ditambahkan lagi Padahal seharusnya PLN dapat menyampaikan secara terbuka kepada para pelanggan melalui media massa atau pun pengumuman di tempat umum.
Kalau memang ada kerusakan mesin, seharusnya di sampaikan secara terbuka dan kapan perbaikan selesai dilakukan,
Sementara itu, Manajer PLN Area Rengat Armunanto dikonfirmasi mengungkapkan bahwa PLN Area Rengat saat ini mengalami defisit daya hingga 4,5 MW akibat adanya pemeliharaan mesin pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) serta kerusakan mesin di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kota Lama. Bahkan untuk memperbaiki kerusakan mesin pada PLTD Kota Lama, PLN harus mendatangkan suku cadang dari Inggris.
”Kami mohon maaf atas adanya pemadaman listrik bergilir. Sebab saat ini daya mampu untuk system Rengat hanya 26,3 MW, sedangkan beban puncak mencapai 30,8 MW, sehingga kami mengalami defisit daya hingga 4,5 MW,” jelasnya beberapa hari lalu.
Diungkapkan Armunanto, defisit daya tersebut akibat adanya pemeliharaan satu unit mesin di PLTMG Tanah Merah, Kecamatan Pasir Penyu, sehingga dengan adanya pemeliharaan itu, PLTMG hanya mampu menghasilkan daya 17 MW dari biasanya 20 MW. Pemeliharaan di PLTMG ini akan berlangsung selama dua pekan, ujarnya.
Kemudian satu unit mesin KHD di PLTD Kota Lama juga mengalami kerusakan pada injection pump yang mengakibatkanPLN kehilangan daya mencapai 800 KW. Bahkan untuk memperbaiki kerusakan pada mesin KHD di PLTD Kota Lama,PLN harus mendatangkan suku cadang dari Inggris. Alatnya sudah kita pesan, namun butuh waktu dua minggu untuk tiba di Kota Lama, jelasnya.
Ditambahkan Armunanto, akibat defisit daya tersebut, PLN area Rengat terpaksa melakukan pemadaman bergilir dengan pola 4 : 1, atau empat hari menyala dan satu hari padam serta pola 2 : 1 untuk sejumlah wilayah. Selain defisit daya, pemadaman yang terjadi juga disebabkan angin ribut yang mengganggu jaringan seperti yang terjadi beberapa hari lalu, ujarnya.
Agar pemadaman listrik bergilir tersebut tidak berlangsung lama, Armunanto berharap pelanggan PLN Area Rengat dapat melakukan penghematan penggunaan arus listrik, terutama saat beban puncak. Kalau seluruh pelanggan berhemat, maka durasi pemadaman bisa diperpendek, ujarnya.
Terkait bulan suci Ramadhan, Armunanto mengungkapkan pihaknya akan berupaya sekuat tenaga agar tidak terjadi pemadaman listrik bergilir. Jelang piala dunia dan Ramadhan saya akan berupaya sekuat tenaga agar tidak terjadi pemadaman listrik bergilir,