Pemain PSPS Ikut Antar Jenazah Tegar
PEKANBARU, PORTALRIAU.COM- Para pemain PSPS ikut berkabung atas meninggalkan satu suporter setelah terjadi keributan antar suporter Minggu siang (11/3) lalu. Beberap pemain PSPS ikut melayat bahkan ada juga yang mengantar sampai ke pemakaman.
Diantara pemain yang ikut datang ke rumah duka tersebut yakni Isnaini, Zahrul, Jibby, Ambrizal dan beberapa pemain lainnya. Jibby dan Isnaini pun bahkan ikut mengantarkan jenazah untuk dikebumikan. Pastinya, ratusan suporter kelompok Asykar Theking juga ikut.
"Habis tanding, kami memang langsung ke Pekanbaru. Ada beberapa pemain memang yang masih tinggal di Bangkinang," kata Jibby kepada wartawan, Senin (11/3) saat berada di rumah duka.
Seperti diketahui saat ini skuad PSPS sedang libur latihan. Ini pula yang membuat para pemain bisa ke Pekanbaru untuk sekedar istirahat atau bermain. Diketahui latihan kembali akan digelar pada Rabu (13/3) nanti.
Usai kala 0 - 1 dari Persepam pada laga Minggu (10/3) lalu tersebut, Asykar Bertuah harus bersiap - siap kembali menyambut tamunya yakni Persela Lamongan. Persela sendiri pun sedang menunjukkan kebangkitannya usai mengalahkan Persija dikandang sang lawan tersebut dengan skor 1 - 2.
Asisten pelatih PSPS Afrizal sebelumnya mengatakan pihaknya akan mempersiapkan diri menyabut laga tersebut. Ia pun berharap pemain tetap semangat walau kalah menyakitkan dari Persepam.
"Persela merupakan tim yang bagus. Terbukti pada musim lalu, kita kalah baik dikandang maupun tandang. Di kandang kalah 0 - 2 dan saat tandang kalah 1 - 3," kata Afrizal.
Afrizal berharap, kala menjamu Persela nanti, selain permainan yang bagus hartus ditunjukkan anak asuhnya, Afrizal pun berharap dewi fortuna bersama PSPS. Sebab kekalahan0 - 1 dari Persepam, pengaruh tidak beruntungnya PSPS juga berperan.
Banyak peluang yang diciptakan, terlebih pada babak kedua, dimana PSPS mengurung Persepam. Namun sayang, skuad PSPS tidak bisa untuk menciptakan gol. Jangankan untuk menang, mencetak gol untuk menyamakan kedudukan saja tidak bisa terwujud.
Beberapa evaluasi akan dilakuakn. Terlebih dalam penyelesaian akhir harus diperbaiki. Pemain diminta tidak gegabah dalam menyelesaikan peluang yang ada. (*)