Pembagian Kupon Pasar Murah Terindikasi Tidak Tepat Sasaran
PINGGIR-Rabu(23/7) lalu, Pemkab Bengkalis menggelar Pasar Murah di halaman Kantor Camat Pinggir. Pasar Murah yang resmi di buka oleh Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, merupakan salah satu program dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H.
Akan tetapi pelaksanaan Pasar murah yang tampak berjalan dengan lancar tersebut ternyata, ada dugaan permainan kecurangan oleh oknum-oknum yang melaksanakan kegiatan tersebut. Yaitu, pembagian kuponnya tidak transparan atau dengan kata lain program tersebut tidak tepat sasarannya.
Yang mana penerima kupon pasar murah tersebut bukan nya masyarakat miskin atau kurang mampu, malahan masyarakat yang mampu. Dan yang dapat bantuan itu-itu saja orangnya, ungkap salah seorang ibu yang saat itu hadir di acara pasar murah tersebut.
Kemudian terang ibu yang namanya tidak mau di publikasikan dan juga merupakan warga Desa Pinggir, kami warga yang dekat dengan areal kantor Camat ini tidak pernah mendapatkan informasi adanya kegiatan pembagian sembako atau kegiatan apa pun itu yang sifatnya sosial. Semua serba terkesan ditutupi oleh pihak pemerintahan setempat. Kita pertanyakan ke pihak Desa, katanya sudah tidak ada lagi kupon. Seperti pemberian bantuan sembako gratis dari pihak PKK Kabupaten dan sembako gratis dari pihak perusahaan Chevron, warga seputaran lingkungan kantor Desa Pinggir, satu pun warga tidak ada yang mendapatkan bantuan tersebut, ungkapnya dengan nada kesal.
Lanjutnya, tadi itu saya mau sampaikan kepada Bapak Bupati, akan tetapi waktu Pak Bupati tidak ada untuk sesi tanya jawabnya. Dan beliau pun tampak buru-buru pergi usai membuka acara murah ini. Padahal seperti kata sambutan Pak Bupati tadi menyatakan, seluruh Kepala Desa/Lurah haruslah transparan kepada seluruh warganya terkait dengan seluruh program-program pemerintahan. Data-data warga haruslah di perbaharui terus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, ungkapnya kesal. -efn-