Pemkab Rohul Sudah Bangun Jalan Hotmik dan Beton di Desa Menaming
PASIR PANGARAIAN –Portalriau.com – Pemkab Rokan Hulu melalui Dinas Bina Marga dan Panggaraian Rohul menempati janjinya untuk membangun jalan aspal menggunakan Hotmix dan beton di Desa Menaming. Kecamatan Rambah. Jalan sudah dinilai layak sebagai penunjang ekonomi kerakyatan.
Meski jalan msih tahap pengerjaan, kini aktivitas warga Menaming yang didominasi petani karet dan kelapa sawit tersebut lebih mudah , mereka tidak susah lagi mengeluarkan hasil perkebunannya. Menurut Tokoh masyarakat Desa Menaming, Ismar Daulay, warga sangat berterima kasih kepada Bupati Rohul, H. Achmad, karena sudah merealisasikan perbaikan jalan ke daerahnya yang selama ini sedikit terabaikan. Tidak ada lagi keluhan warga seperti jalan berlubang atau rentan mengalami kecelakaan.
“Walau jalan masih dikerjakan, namun sudah bisa dikatakan bagus. Pendakian dekat desa Rambah Tengah Hulu yang rawan kecelakaan, kini sudah dibangun beton sehingga memudahkan segala jenis kendaraan,” kata Ismar. Sebelumnya, warga Menaming hampir setiap hari mengeluhkan kerusakan jalan di desanya, terutama jalan di pendakian yang dinilai angker. Mereka tidak menyangka jika Pemkab Rohul menepati janjinya.
“Saat ini kita berharap pihak kontraktor serius mengerjakan perbaikan jalan sesuai jadwal ketentuan. Saat ini pun masyarakat sudah merasa senang dengan pembangunan jalan di desa kami,” ujar Ismar. Hal senada juga dikatakan Kepala Desa Menaming Firdaus Daulay. Menurut Kades , jalan ke desanya dibangun Pemkab Rohul menggunakan APBD tahun anggaran 2013 meliputi semenisasi atau beton sepanjang 245 meter, aspal hotmix 623 meter dan jalan kualitasi base B sepanjang 404 meter.
“Warga berharap lagi, tahun 2014 mendatang, Pemkab Rohul membangun jalan di desa kami sebagai kelanjutannya seperti peningktan jalan hingga ke jembatan Aek Menaming yang kondisinya sudah mulai rusak,” harap Firdaus. Sementara, Kepala Dinas BMP Rohul Herry Islamy ST, MT, melalui Kabid Bina Marga Anton ST,MM, mengatakan Pemkab Rohul tetap komitmen dalam membangun daerah. Namun karena terbatasnya anggaran, maka pembangunan dilakukan secara bertahap.(adv/hms/red)