Perbatasan Mulai Diselimuti Kabut Asap
BAGANSIAPIAPI - Belum genap sepekan hujan tidak turun mengguyur, namun kabut asap yang diduga akibat dari aksi pembakaran hutan dan lahan kembali muncul di daerah perbatasan. Saat ini kabut asap tersebut telah tampak menyelimuti daerah perbatasan. Berdasarkan pantauan dilapangan, Selasa (16/9), kendati belum berdampak pada aktivitas warga masyarakat diluaran rumah, namun kemunculan kabut asap tersebut semakin siang semakin bertambah pekat. Sehingga dikuatirkan akan semakin tebal. Hal ini jelas menyebabkan warga masyarakat yang ada didaerah kota Sawit tersebut menjadi cemas,"Padahal baru beberapa hari tidak hujan, tapi sekarang sudah muncul lagi asap didaerah kita ini," ujar Misnawati salah seorang ibu rumah tangga kepada wartawan kemarin. Menurutnya, kemunculan kabut asap didaerah perbatasan tersebut harus segera disikapi dengan tegas oleh pemerintah."Intinya, kita jelas meminta kepada pemerintah harus segera menyikapi munculnya kabut asap ini sendiri sebelum semakin bertambah parah lagi," harapnya. Hal senada juga turut disampaikan oleh Wagino warga Bagan Batu lainnya. Menurutnya munculnya kabut asap tersebut menunjukkan bahwa sudah ada lagi aktivitas pembakaran hutan didaerah Rokan Hilir ini sendiri. "Ini buktinya kalau masih ada kebakaran hutan dan lahan didaerah kita ini, apalagi ini semakin siang asap semakin bertambah tebal pula. Berarti bisa dikatakan api tidak jauh dari Bagan Batu ini sendiri,"katanya. Kendati belum berdampak pada aktivitas, namun menurutnya munculnya kabut asap tersebut jelas mengganggu ketenangan warga,"Memang belum kita rasakan saat ini, entah kalau dua tiga hari nanti. Tapi yang jelas ini sudah menjadi pertanda tidak baik bagi kesehatan kita yang umumnya mencari makan diluar rumah,"timpalnya.(anto)