Perjuangkan Listrik, DPRD Inhil Datangi PLN Wilayah Riau dan Kepri
Portalriau.com - PEKANBARU - Ketua DPRD bersama Komisi III DPRD Inhil berkunjung ke PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) di Pekanbaru, Rabu (1/6/2016).
Kedatangan DPRD Inhil bersama rombongan Camat se Inhil ini dalam rangka melaporkan kondisi rill PLN dan meminta kejelasan nasib PLN Rayon Tembilahan yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Dalam pertemuan tersebut seluruh camat mengeluhkan kondisi kelistrikan di daerahnya masing-masing." Apa lagi hari ini rasio elektrifikasi pelayanan PLN yg rendah dan terendah di Riau berkisar diangka 36 Persen," ujar Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi, M.Si, kepada awak media beberapa hari lalu, Kamis (2/6/2016).
Untuk itu, Dewan meminta kepada pihak PLN untuk fokus membenahi kondisi listrik di daerah ini. Apa lagi memasuki bulan ramadan ketergantungan masyarakat dengan listrik menjadi hal yang mendasar.
Menurut Dani, masalah listrik masalah hal yang klasik. Miris sekali rasanya ketika dibandingkan dengan kabupaten lain yang baru terbentuk rasio elektrifikasinya sudah tinggi dibandingkan dengan Inhil yang notabene nya salah satu kabupaten tertua di Riau.
Sedangkan Menurut Menejer PLN Areal Rengat, saat ini setelah beberapa lama pln rayon tbh menyewa mesin, tahun ini piha pln sudah menganggarkan pembelian mesin baru 16,3 MW. Saat dalam tahap penyusunan dokumen.
"Mudah mudahan tahun ini mesin tersebut bisa beroperasi karena ini terobosan PLN tidak lagi menyewa tapi membeli sendiri mesin baru berkapasitas 16,3 Mega untuk seluruh Inhil," ujar Kemas Abdul Gafur, menejer Areal Rengat.
Ketika ditanyakan Iwan Taruna, terkait persiapan PLN pada bulan puasa bahwa pln rayon tembilahan akan menambah 2 MW dan saat ini dalam tahap menyambungan ke sistem PLN. Mudah mudahan sebelum puasa bisa selesai," jelas Kemas.
Sementara itu, Ketua Komisi III, Iwan Taruna, Dewan akan terus mengawal proses ini dan berharap permasalahan PLN di Inhil ini segera tuntas. (DPR/Ard)