Perkebunan Rohil Nihil Terbakar
BAGANSIAPIAPI - Selama Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Rokan Hilir (Rohil) tidak ada di laporkan perkebunan Rohil yang terbakar, hanya saat ini yang terjadi kebakaran selama ini pada hutan dan lahan kosong milik masyarakat yang tidak di rawat oleh pemiliknya.
Demikian dikatakan kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Rohil, Syahril. Selasa (1/7) di Bagansiapiapi, Menurutnya, semenjak dua bulan lebih terjadinya kemarau panjang dan kebakaran karhutla di beberapa wilayah di Rohil, tidak ada perkebunan yang terbakar maupun terimbas oleh titik api. Sehingga tidak perkebunan yang dilaporkan rusak.
Alhamdulillah, perkebunan kita (Rohil, red) tidak ada yang terbakar akibat karhutla yang terjadi dalam dua bulan terakhir ini, semua yang terbakar itu di luar perkebunan rakyat dari pemerintah maupun perkebunan pribadi masyarakat, sebut Syahril.
Tambahnya, diakui selama musim kemarau di beberapa wilayah, termasuk Rohil. kebakaran karhutla cukup luas dan mengkutirkan semua pihak. Namun yang terjadi kebakaran tersebut hanya pada hutan dan lahan milik masyarakat, yang di luas konsensi perkebunan Rohil.
memang karhutla Rohil dalam beberapa bulan ini cukup luas dan cukup mengkuatirkan di Riau. Namun kebakaran itu pada hutan dan lahan hutan milik masyarakat, dan tidak ada perkebunan yang terbakar. Namun kebakaran itu telah dapat di tanggani oleh tim karhutlan, di tambah dengan hujan dua hari ini yang cukup lebat. Sehingga api yang membakari hutan dapat di padami, ungkap Syahril.
Lebih jauh, ia mengatakan. Dalam pembukaan lahan pekebunan masyarakat di minta jangan dengan cara membakar, namun lakukan dengan cara menebas dan meracuni rumput. Karna kalau membuka lahan dengan cara membakar maka hutan atau lahan masyarakat akan banyak terbakar sehingga sulit di padamkan, ini yang sering kita himbau kepada masyarakat, jangan terbiasa membuka lahan dengan cara membakar, karna saat ini membuka lahan dengan cara membakar akan ada tindakan hukum yang di lakukan pihak tim karhutla, dan itu cukup berat bagi pelaku karhutla tersebut, kata Syahril.(anto)