Petani Ikan Kolam Terpal Merugi
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Diperkirakan sekitar 30 ribu ekor ikan lele milik pertani kolam terpal di kawasan Dusun Tanjung Belanti (Tambel) Kelurahan Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah, persisnya di tepian sungai Batang Lubuh merugi, setelah ikan lele yang siap panen dalam sepekan lagi disapu bersih luapan air sungai.
Diakui Asri, salah seorang pemilik kolam dari 4 pemilik lainnya menjelaskan, ikan lele milik 5 petani yang ada di kolam terpal tepian Batang Lubuh, hanyut diseret arus sungai yang deras saat banjir melanda. Bahkan ikan yang siap dijual sepekan lagi, sekitar 30 ton disapu bersih.
“Padahal, sudah ada toke yang biasa menampung ikan kami dengan harga Rp13.000 per kgnya. Tapi apa daya, karena bencana banjir seluruh ikan yang ada di kolam terpal milik kami hilang terbawa arus kuat sungai,”kata Asri dengan wajah lesu.
Hanyutnya sekitar 30 ribu ekor ikan lele milik petani terpal, terjadi pada Minggu lalu, sekitar pukul 03.00 dinihari. Saat itu, air sungai Batang Lubuh bagaikan air bah, datang secara tiba-tiba dengan arus kuat dan deras. Asri dan empat rekannya sudah berupaya perbaiki kolam terpal, namun karena arus kuat tidak terbendung lagi sehingga kolam dan ikan yang ada hanyut tersapu arus sungai.
“Kolam milik saya, dan rekan lainnya, Fikar, Taufik, Rafi serta Edi Julman. Rata-rata per kolamnya, diisi antara 3000 ekor hingga 7000 ekor, sehingga totalnya ada 30 ribu ekor ikan lele yang siap panen sepekan ini,”ucap Asri lagi.
Asri juga mengakui, ikan lele yang hanyut, usianya diperkirakan sudah 2,5 bulan hinggha 3 bulan, bahkan mereka hanya tinggal menunggu sepekan lagi untuk bisa dipanen dan dijual ke toke.
“Ikan yang hanyut, rencananya untuk yang ketiga kalinya panen. Namun apa daya, karena bencana alam kita tidak bisa berkata lagi, ini kekuasaan Allah. Kami hanya bisa berharap, Dinas Perikanan dan Peternakan Rohul, membantu pengadan benih ikan juga terpal untuk kolam. Karena hasil dua kali panen kami, cukup menjanjikan,”tegas Asri. (Alfian) (MPR)