Proyek Propinsi 2013 , Air Bor Warga Tak Berfungsi
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - Warga Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko Rokan Hilir (Rohil), menyayangkan air bor yang di peruntukan warga untuk air bersih tidak dapat di fungsikan dengan baik, pada hal air bor tersebut atas bantuan Propinsi Riau yang baru di bangun pada 2013. Namun hingga saat ini tidak dapat di gunakan. "Kita sangat menyayangkan proyek air bersih untuk warga yang baru di bangun ini tidak dapat di fungsikan, pada hal air bor ini baru saja di bangun 2013 atas bantuan dari propinsi Riau. Sehingga warga saat ini sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih,"ujar Ketua Pemuda Bagan Punak Pesisir, Kaulah Jaya, Rabu (26/2). Saat meninjau air bor di Bagansiapiapi. Menurutnya, selama ini warga sangat mengharapkan air bersi untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga dengan adanya bantuan sumur bor ini maka dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih,"malah dapat bantuan proyek air bor dari pemerintah, tidak dapat pula di fungsikan dan di gunakan untuk mengambil air. Seharusnya dengan adanya proyek pembangunan awal ini airnya sudah dapat di gunakan. Namun sangat aneh baru di kerjakan langsung tidak dapat di gunakan warga, jadi untuk apa di bangun waktu itu kalau ujungnya tidak bisa di manfaatkan warga, pada hal proyek tersebut ratusan juta di anggarkan,"ungkap Jaya.
Dia mengatakan, tidak bisa di manfaatkan sumur bor tersebt patut di pertanyakan cara pekerjanya oleh kontraktor, karna kalau bor air itu tidak ada air di dalam tanah tersebut. Seharusnya di pindahkan ke tempat lain,"namun setelah selesai proyek tersebut tidak ada air, seharusnya tempat pemboranya di pindah ketempat lokasi lain. Namun hal itu tidak dilakukan sama sekali. Malah di biarkan saja begitu, yang anehnya proyek tersebut di buat oleh kepenghuluan sendiri,"tegas Kaulah. Sementara itu, Kepala Kepenghuluan Punak pesisir, Muhammad Toib, mengaku proyek air bor tersebut di dapat bantuan dari proyek propini Riau tahun 2013. Dengan tujuan Untuk menyediakan air bor buat masyarakat, namun proyek tersebut selesai di kerjakan tidak bisa di fungsikan. Karna tidak ada air di dalam tanah. "Saya juga sangat menyayangkan air bor Tersebut tidak bisa di fungsikan, namun bagaimana lagi sudah saya sampaikan ke pekerja tidak mau memperbaiki. Pada hal proyek tersebut menghabiskan uang ratusan rupiah. Memang selesainya proyek tersebut karna tidak ada air di dalam tanah, dan yang mengerjakan proyek tersebt di kerjakan oleh kontraktor bukan kepenghuluan,"timpal Toib.(anto)