Rebutan Kelapa Sawit, Warga Batang Kumu Dibacok dan Dilempari
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Ginonggom M, warga Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, mengaku dirinya dibacok Marulam serta dilempari saat melarang orang lain memanen Kelapa Sawit di kebunnya sendiri. Informasi Ginonggom M, Selasa (9/9/2014) mengakui, dirinya dibacok Senin (8/9/2014) sekitar pukul 17.10 Wib,oleh Marulam. Bukan hanya dibacok, dirinya juga dilempari batu Repelius, sehingga bagian punggungnya mengalami luka serius. “Terkait pembacokan dan pelemparan batu ke diri saya, sudah saya laporkan ke pihak Polsek Tambusai. Selain itu, saya juga sudah serahkan hasil visum dari Puuskesmas Tambusai,”tegas Ginonggom. Ginonggom mengakui, insiden tersebut terjadi, terkait konflik keluarga dalam kepemilikan lahan kebun kelapa sawit, yang notabenenya masih milik kelurga korban sendiri. Ditanya ke Kapolres Rohul AKBP H Onny Trimurti Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Imron Taheri diakuinya, pihaknya telah menerima laporan terkait persoalan. Hanya saja, dirinya meminta agar bisa berkoordinasi dengan pihak Polsek Tambusai, terkait informasi laporan pembacokan dan peleparan batu terhadap korban Ginonggom tersebut. (Alfian)