Rektor Aku Seluruh Persyaratan Penegerian UPP Sudah Dilengkapi
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Hingga kini, Pemkab Rohul terus berupaya mempercepat penegerian Universitas Pasir Pengaraian (UPP). Kini, seluruh persyaratan untuk menjadi perguruan tinggi negeri seperti ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sudah terpenuhi.
Bahkan diakui Rektor UPP, Prof Dr Ir H Feliatra DEA, Kamis, (11/12/2014) sore kemarin mengakui, bahwa seluruh persyaratan secara administratif penegerian UPP sebenarnya hanya kurang sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kini cuma itu saja yang kurang, namun kita sudah dapat progres dari BPN, sertifikat sudah siap dan tidak ada permasalahan.Persyaratan lainnya telah lengkap semuanya.Tergantung Pusat, sebagaimana yang ditargetkan Bupati Rohul, paling lambat Februari 2015 mendatang UPP sudah menjadi PTN,”terang Feliatra.
Feliatra juga berharap, dari hasil kunjungkan kerja Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto ke Rohul dapat mempercepat penegerian UPP oleh Pusat. Juga disebutkannya, bahwa persyaratan yang kurang sertifikat tanah UPP itu, direncanakan Senin (15/12/2014) esok, akan diserahkan ke Kemendikbud RI.
“Kita mohon doa dari masyarakat Rohul, agar proses penegerian UPP berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala.Sehingga apa yang ditargetkan bisa terwujud,”harapnya.
Feliatra juga mengaku, bila UPP yang kini statusnya perguruan tinggi swasta (PTS) telah menjadi PTN, tentu memberikan multi efek yang besar ke daerah dan masyarakat yang berada di lingkungan Kampus.
“Karena, bila sudah menjadi PTN, maka pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2015, minimal mahasiswa yang akan diterima sebanyak 3000 orang.Tentu mahasiswa yang akan kuliah di Rokan Hulu ini nantinya akan datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia,”ucapnya lagi.
Juga katanya, dengan sudah menjadi PTN maka penerimaan mahasiwanya terbuka.Jadi penerian UPP berdampak pada prekonomian masyarakat, minimal uang yang masuk dari Pusat ke UPP sekitar Rp50 miliar harus ada. “Bisa kita bayangkan, bagaimana multi efek ekonomi masyarakat yang nantinya akan membangun rumah kost untuk mahasiwa luar daerah,’’ujarnya.
Feliatra juga ungkapkan, untuk pembayaran gaji dosen UPP, dibayarkan oleh Pusat melalui dana APBN, tidak lagi dana Pemda.Sehingga dengan ditetapkan penegerian UPP, maka jelas akan membantu perkembangan daerah ini.
“Kita hanya berharap, seluruh masyarakat nantinya harus membuka diri untuk kedatangan para mahasiwa dari luar Rohul yang akan kuliah di UPP tahun mendatang. Bersyukur, usaha dan kerja kita bersama Pemkab Rohul, tidak ada kendala dalam melengkapi persyaratan yang ditetapkan oleh Kemendikbud RI’’sebutnya pula.(MPR)