Ribuan Keluarga Miskin di Bengkalis Tak Menikmati BLSM
Portalriau.com -BENGKALIS- Penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ke Kabupaten Bengkalis kepada Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM), sebanyak 19.987, sebagai kompensasi pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM) atas kebijakan pemerintah, ternyata terjadi selisih antara data terakhir RTSPM yang ada saat ini dikantongi Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sebanyak 22.399. Sehingga ada sekitar 2.412 RTSPM yang ada di Kabupaten Bengkalis saat ini masih tercatat di pemerintah setempat, tidak menerima kompensasi BLSM.
“Sesuai data dari pemerintah pusat, yang gunakan adalah data penerima beras untuk keluarga miskin atau raskin pada tahun 2013 ini. Maka untuk Kabupaten Bengkalis, akan ada 19.987 RTSPM yang akan menerima bantuan langsung sementara masyarakat,” ujar Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Bengkalis Hamdan, kepada wartawan belum lama ini di Bengkalis.
Kemudian dari catatan yang pernah dilaporkan, sejak Januari hingga Mei 2012 silam, jumlah penerima raskin di seluruh Kabupaten Bengkalis tercatat sebanyak 22.399 RTSPM. Kemudian terjadi penurunan mulai Juni hingga Desember 2012 atas dasar data dari Tim Nasional Penanggulangan dan Pengentasan Kemiskinan (TNP2K). Dengan terjadi pengurangan oleh pemerintah pusat tersebut, jumlah penerima raskin menjadi berjumlah 21.240 RTSPM.
Adanya perbedaan dan selisih antara data dari TNP2K dan Pemkab Bengkalis sendiri terhadap RTSPM, tidak menutup kemungkinan akan ada keluhan yang muncul di tengah-tengah masyarakat terkait pemberian kompensasi BLSM kepada masyarakat itu oleh pemerintah pusat.
“Padahal fakta di lapangan, ribuan RTSPM yang dikurangi itu masih tergolong miskin. Akan tetapi, tidak menerima BLSM dari pemerintah pusat karena data penerima raskin yang dilakukan TNP2K turun dan terjadi setiap tahunnya. Namun, kita tidak bisa berbuat banyak karena ini keputusan pusat,”dilansir dari (rtc/red)