Seharian Warga Duri Harus Merana Tanpa Listrik
Para pelanggan PLN di Duri, Bengkalis merana sepanjang hari. Listrik padam karena ada pemasangan feeder baru.
DURI - Pasokan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kota Duri dan sekitarnya sejak Ahad, (16/2/14) sekitar pukul 09.15 WIB. Hingga pukul 17.00 WIB dinyatakan padam total. Berdalih pemasangan feeder baru dikawasan Rangau menjadi alasan utama pemadaman tersebut.
Namun sayang, pemadaman hingga 8 jam tersebut sangat disesalkan dikarenakan pengumuman yang dilakukan PLN hanya sebatas di radio saja." Sangat disayangkan, pemberitahuan padamnya pasokan listrik hanya diradio saja. Masyarakat kan tidak semua mendengarkan radio, apalah salahnya diumumkan di media cetak," keluh Yudi salah seorang warga yang keseharian mengaku selalu mencari informasi dari media cetak.
Akibat dari pemadaman nyaris seharian tersebut, tidak hanya aktivitas rumah tangga masyarakat semata yang dinyatakan terganggu, hampir seluruh pengelola hotel dan rumah sakit mengaku harus mengeluarkan dana operasional tambahan. Budget untuk operasional pasti bertambah. Untuk hari ini saja, BBM genset habis hampir dua jerigen, ujar salah seorang pengelola rumah sakit di Duri yang tidak ingin identitasnya disebutkan .
Terpisah, Manager PLN Rayon Duri, Muchsis saat dikonfirmasi, Ahad (16/2/14) menjelaskan terkait pemadaman tersebut pihaknya sudah menyampaikan pengumuman ke masyarakat pelanggan melalui siaran radio. Kalau ada pelanggan yang kesal dan merasa terganggu, atas nama managemen menyampaikan permohonan maaf. Hari ini memang ada pemadaman listrik untuk kawasan Duri Kota. Untuk Sebanga tidak, jelasnya.
Ditambahkan Muchsis, pemadaman tersebut terpaksa dilakukan karena ada pemasangan feeder baru untuk kawasan Rangau. Tujuan pemasangan feeder baru ini semata-mata untuk kehandalan pasokan listrik di masa datang. Juga sekalian ada pekerjaan perbaikan jaringan dan lain-lain. Harapan kita dengan dipasangnya feeder baru untuk kawasan Rangau ini, kehandalan pasokan listrik akan semakin terjamin, ujarnya mengakhiri.***(rtc)