Selain Gundulnya Hutlin BukitSuligi Kegiatan Replanting PTPN V Sei Tapung Diduga Penyebab Banjir
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Kegiatan replanting lahan 2.800 hektar yang dilakukan
PTPN V Sei Tapung, dituding masyarakat Kecamatan Tandun salah satu
penyebab terjadinya banjir di Kecamatan Tandun, termasuk dampak dengan
gundulnya hutan lindung (hutlin) Bukit Suligi.
Seperti diakui salah sairang warga Tandun, Sam, banjir di Tandun pada
tahun ini merendam pemukiman penduduk cukup lama, dampak meluapnya
Sungai Tapung.
"Banjir yang terjadi di Tandung,diduga kuat karena adanya kegiatan
replanting pihak PTPN V Sei Tapung, termasuk sudah digundulunya
kawasan Hutlin Bukit Suligi dan dialihkan jadi perkebunan,"terang Sam,
Selasa (25/11/2014).
Jelas Sam lagi, dampak meluapnya sungai Tapung menyebebkan pemukiman
pendidik di rendam banjir kembali. Seperti di Dusun Kukun Desa Tandun,
saat ini banjir sudah merendam kembali sedikitnya 5 rumah di daerah
itu, dengan ketinggian air capai 1 meter. Banjir juga memutuskan akses
jalan ke PKS PTPN V Sei Tapung.
Sejumlah warga memperkirakan, penggundulan kawasan Bukit Suligi yang
dijadikan sebagai areal perkebunan masyarakat termasuk replanting
dilakukan PTPN V Sei Tapung, menyebabkan tidak ada lagi kawasan
penyerapan air di wilayah tersebut.
Dengan tidak adanya kawasan serapan, air hujan di hulu tidak lagi
terserap oleh pepohonan. Sehingga, air tumpah ruah di Sungai Tapung,
akinatnya sungai meluap hingga merendam pemukiman warga, dan banjir
sudah berkali-kali melanda Tandun di tahun ini.(Alfian/MPR)