Sudah 2,5 Tahun Rusak Warga Simpang Kumu Menderita dan Terganggu Akibat Debu
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Warga Dusun Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir, mengaku menderita dan terganggu akibat debu jalanan, dampak rusaknya jalan lintas provinsi (Jalinprov) yang sudah rusak sejak 2,5 tahun.
Seperti diakui Keua RT 01 RW 01 Dusun Kumu Desa Rambah, Jamhur, Rabu (8/10/1014) ,mengatakan, warga sekitar jalinprov termasuk dirinya terganggu akibay debu jalanan disaat kemarau, sedangkan bila musim hujan jalan becek akibat digenangi air hujan.
“Sejak 2,5 tahun kami menderita, bila kemarau debu jalanan beterbangan ke rumah. Bahkan sampai kini sehari sampai 3 kali menyapu rumah, karena tebalnya debu, bila hujan kerap mobil besar terjebak jalan berlubang. Saat ini, jalanan hanya ditimbun kerikil oleh dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Rohul,”jelas Jamhur.
Juga diakui Datuk Suku Melayu Desa Rambah, H Amiruddin, warga di daerahnya sudah lama mengeluhkan kerusakan jalan yang terjadi di daerah mereka. Bahkan keluhan sudah kerap disampaikan, namun realisasinya dari Provinsi Riau tidak ada, dan jalan rusak dan berlubang hanya ditimbun pasir batu saja.
Walaupun adanya wacana Bupati Rohul akan membangun jalan kawasan mereka jadi jalur dua, Amiruddin berharap, pemerintah provinsi bisa memperbaiki jalan yang sudah 2,5 rusak. Karena, akses jalan tersebut merupakan jalan lintas yang ramai dilalui kendaraam setiap harinya.
“Kita harapkan, jalan rusak bisa diperbaiki. Karena, jalan yang ada merupakan akses keluar masuk dan jadi jalan litas, Sumatera Utara –Pasir Pangaraian, yang setiap harinya padat dilalui kendaraan,”harap Amriddin.