Sudah Diizinkan Mendagri Fisik e-KTP Bisa Dicetak di Rohul dan Untuk KTP Non Elektronik Distop
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rohul, sudah akan memulai cetak 3.000 blanko fisik Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) mulai Senin 8 Desember 2014 mendatang, dan untuk cetak KTP non elektronik dihentikan.
Dimana sebelumnya, ke 3.000 blanko fisik e-KTP yang sudah diterima Disdukcapil Rohul, terpaksa ditunda dicetak. Hal itu setelah keluarnya memoratorium Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, tentang himbauan Mendagri cetak e-KTP dilakukan serentak awal Januari 2015 yang disampaikan di Rakornas Dukcapil di Yogyakarta pada 16-18 November 2014.
Pada Senin (1/12/2014) kemarin, melalui media massa, Mendagri juga sudah mencabut kembali, terkait pernyataannya serta menyatakan proses cetak e-KTP dilanjutkan lagi,
“Sudah lebih dari sebulan kita menunggu, akhirnya terjawab sudah,”ucap Kepala Disdukcapil Rohul, Drs Yusmar Yusuf M.Si, Rabu (3/12/14).
Kata Yusmar lagi, sesuai intruksi Mendagri, cetak e-KTP bisa mulai dilakukan pasca keluarnya surat resmi. “Guna memastikan kesiapan petugas, kita mulai mencetak e-KTP mulai 8 Desember 2014 mendatang,”kata Yusmar.
Dengan adanya cetak fisik e-KTP, jelas Yusmar, Disdukcapil Rohul juga akan menghentikan proses cetak fisik KTP non elektronik, atau lebih dikenal KTP SIAK atau KTP manual.
Yusmar juga mengakui, dinasnya masih menemukan sejumlah hal tekhnis, dalam proses cetak fisik e-KTP. Namun demikian, sambil berjalan, dinas akan berupaya maksimal dalam mengatasinya. Sedangkan persoalan tekhnis dihadapi petugas Disdukcapil Rohul, berkenaan dengan cetak fisik e-KTP.
Di antaranya, dengan belum terbacanya data elektronik di e KTP melalui card reader. Diakui Yusmar, masalah itu telah dikomunikasikan dan dikonsultasikan ke Dirjend Disdukcapil Kemendagri.
“Kita masih harus tunggu pengesahan dari Lembaga Sandi Negara. Mudah-mudahan hal ini dapat diatasi sesegera mungkin,”ucap Yusmar.
Dimana informasi Mendagri, bahwa salahsatu alasan dilanjutkan cetak fisik e-KTP karena lebih dari 15 ribu penduduk Indonesia mengurus KTP setiap hari. Di Kabupaten Rohul sendiri, permohonan pengurusan KTP berkisar antara 50 hingga 100 KTP per harinya.
Dengan sudah dilaksanakannya cetak fisik e-KTP kembali di Rohul, dihimbau warga yang belum mendapatkan fisik e-KTP agar segera melapor, baik ke petugas UPTD Administrasi Kependudukan di kecamatan masing-masing, atau datang langsung ke Kantor Disdukcapil Rohul untuk bisa memperoleh fisik e-KTP.
“Nantinya, kita akan tetap layani pengurusan e-KTP, sepanjang blanko e-KTP dari Kemendagri mencukupi,” janji Yusmar.
Dari informasi Yusmar, hingga tanggal 30 November 2014, untuk pelayanan administrasi Kependudukan dari berbagai bidang menunjukkan hal yang positif sekaligus menggambarkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan identitas diri, anak dan keluarganya.
Dari data yang ada di Disdukcapil Rohul, bahwa sejak 11 bulan tahun 2014 masyarakat yag mengurus Kartu Keluarga (KK) baik baru maupun perbaikan berjumlah 22.641 dokumen, KTP Manual sebanyak 8.268 buah, akte kelahiran 13.387 dokumen, akte perkawinan sejumlah 1.124 dokumen, kematian sebanyak 44 dokumen, sedangkan dokumen pindah antar propinsi 2.225 dokumen.
Dokumen pindah keluar antar kabupaten 1.741 dokumen, kemudian penduduk datang ke Rokan Hulu antar propinsi 1.565 dan antar kabupaten 2185. Sehingga secara total di terbitkan dokumen 53.171 dokumen, atau jika dibagi dengan 11 bulan, rata-rata perbulan adalah 4.834 dokumen atau perminggu nya 1.209 dokumen, dan perhari kerja 242 dokumen per hari nya.
Hingga akhir November 2014, masyarakat Rohul yang sudah melaksanakan perekaman e-KTP berjumlah 292.756 orang, dan baru mendapat e-KTP adalah 269.557 atau 92 persen, sedangkan 23.199 atau 8 persen lagi, masih menunggu.
Atas capaian itu, bila dibandingkan dengan capaian Nasional, dimana perekaman telah di laksanakan sebanyak 172 juta, yang punya fisik e KTP 140 juta, maka prosentase kepemilikan e KTP secara nasional baru 82 persen, sehingga Kabupaten Rohul unggul 10 persen dari pencapaian kepemilikan e KTP secara Nasional. Ini hasil kerjasama kita semua dan perhatian Pemerintah Daerah Rohul. (MPR)