Tidak terima BLSM, Warga Miskin Ancam Golput
Portalriau.com Bagansiapiapi 15 Juli 2013. Lagi lagi Bantuan langsung Sementara (BLSM) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat dinilai berbagai kalangan pihak tidak mengenai sasaran, soalnya baik itu di pusat maupun di daerah daerah permasalahan nya tetap sama yakni Banyak warga miskin yang tidak mendapat kan bantuan tersebut. ini menunjukan bahwa Pemerintah setengah hati dalam membantu masyarakatyang miskin. Terbukti pada pendataan penduduk yang berhak menerima BLSM tersebut, ada di antaranya yang berasal dari keluarga menengah sedangkan yang miskin sekali lagi harus menjadi penonton.
Tak terkecuali di Rokan Hilir Provinsi Riau, pembagian BLSM di rasakan masyarakat miskin sangat tidak adil, tetapi pembagian BLSM tetap berjalan tanpa bisa di undur sedikitpun sesuai dengan keinginan pemerintah Pusat. Pada Akhirnya Masyarakat pun mengancam akan Golput apabila {jcomments on}
nanti pemilihan kepala Daerah maupun Pemilihan Presiden di masa mendatang. Hal itu di sampaikan langsung oleh Rauyah (52th) salah seorang warga miskin kelurahan Bagan Barat, kecamatan Bangko Rokan Hilir, rasa kecewanya dia luapkan ditengah tengah khalayak ramai pada saat pembagian BLSM di kantor POS Bagansiapiapi baru-baru ini. Ibu dari 5 orang anak ini mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka pada pembagian kali ini tidak mendapatkan Bantuan BLSM tersebut, padahal sebelumnya dirinya bersama janda lainnya tetap mendapatkan bantuan, sebagai contoh dirinya terdaftar sebagai masyarakat miskin yang memiliki identitas kartu miskin (Jamkesmas) yang mendapatkan Beras Bulog dan berobat gratis di manapun Rumah sakit dan puskesmes di Rokan Hilir.
Di hadapan orang banyak Rauyah mengatakan akan Golput di masa mendatang apabila ada pemilihan kepala daerah maupun pemilihan Presiden. “Saya tidak menyangka pada pembagian BLSM kali ini tidak dapat, padahal saya bersama ibu ibu janda yang lainnya memiliki kartu jamkesmas yang mana apabila ada pembagian Beras Bulog kami senantiasa dapat, dan bila berobat kemanapun Rumah sakit maupun Puskesmas kami bisa berobat Gratis. Jika beginilah pemerintah tambahnya lagi, di masa mendatang kami sepakat akan Golput, ancamnya kesal. Sebelum nya pihak aparat desa sudah mewanti wanti bahwa penerimaan BLSM kali ini akan terjadi permasalahan yang serius, sebab data yang ada tidak melalui pendataan daerah masing masing. seperti yang di ungkapkan oleh Madi (Penghulu Labuhan tangga Hilir) yang menolak kedatangan petugas Pos setempat agar dirinya membagikan kartu penerima BLSM, sebab menurut Madi, pendataan tersebut sudah pasti keliru karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
Sewaktu petugas Pos datang menyerahkan daftar nama penerima BLSM ke saya, secara spontan saya menolak membagikan nya kemasyarakat saya, sebab di khawatirkan nantinya akan terjadi tuntut menuntut di belakang hari oleh masyarakat saya.lanjutnya lagi saya katakan kepada masyarakat saya jika pun ada warga saya yang mendapatkan ataupun yang tidak mendapatkan Bantuan, silahkan konfirmasi langsung ke Pihak Pos bersangkutan” jelasnya saat di konfirmasi belum lama ini. Di lapangan, ketika Awak media melakukan Konfirmasi ke pimpinan Pos terkait dari mana dan berdasarkan data mana pihak Pos membagikan BLSM kepada Masyarakat Miskin, sebut saja Zul salah seorang petugas Pos mengatakan bahwa pimpinannya tidak bisa di temui, karena keterbatasan petugas mau tidak mau Pimpinan harus ikut bekerja sebagai kasir menggantikan petugas yang sedang membagikan BLSM, tambahnya lagi pihak Pos harus mengejar target pada tanggal 20 juli ini pembagian BLSM harus selesai karena setelah ini kami pihak pos harus membagikan uang Pensiun Pegawai ungkapnya Ringkas. (Hen)