Tri Out Siswa di Undur. Batas Libur Siswa Tak Ditentukan
BAGANSIAPIAPI - Buruknya udara wilayah Rokan Hilir (Rohil) akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah mengakibatkan para sekolah memilih meliburkan siswanya. Bahkan batas libur para siswa pun tidak bisa di tentukan, akibatnya tri out untuk pelaksanaan Ujian Nasionalpun terpaksa di undur.
Selagi udara kita (Rohil, red) tidak bagus, anak sekolah tetap di liburkan. Kapan batasnya belum bisa kita tentukan saat ini, termasuk tri out kita undur, ujar Pj Bupati Rohil, H. Suyatno. Sabtu (8/3) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, Meluasnya karhutla di Riau, mengakibatkan semua daerah telah di selimuti asap termasuk Rohil. Sehingga udara yang di serap setiap hari oleh manusia tidak bagus, maka melihat udara setiap hari tidak bagus, maka kita memilih anak-anak siswa ini di liburkan. Supaya para siswa bisa di rumah saja, karna kalau tetap bersekolah sementara udaranya kurang bagus. Maka akan menjadi sakit, salah satunya sakit ISPA, terang Pj Bupati.
Dia mengatakan, jadwal pelaksanaan tri out untuk menghadapi UN sudah di mulai, namun di karna kan udara kurang bagus setiap harinya terpaksa pelaksanaan tri out untuk siwa di undur, tidak kemungkinan nanti jadwal pelaksanaan UN di Rohil akan kta undur, karna udara Rohil setiap harinya terus menebal di karnakan Karhutla di Riau. Kalau begini terus udara kita tidak akan bagus, dan tentunya anak siswa akan di liburkan untuk masa waktu yang belum bisa di tentukan, tegas Pj Gubri.
Namun, tambahnya. Kapada wali murid yang anaknya telah libur sekolah harus memperhatikan anaknya dan jangan banyak di beri main keluar rumah. Karna tujuan di liburkan anak siswa supaya banyak di rumah bukan di luar, ini yang harus di perhatikan wali murid, maka saya menghimbau kepada wali murid agar di beri perhatian khusus supaya anaknya tidak banyak beraktifitas di luar. Kalau pun keluar rumah karna ada perlu harus mengunakan masker, kata Pj Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dsdik) Rohil, Misnawati mengungkapkan, para siswa yang di liburkan dengan kata gori TK hingga SMU sederajat, namun untuk anak TK seluruh di liburkan tanpa kecuali. Sementara anak SMU sederajat melihat kondisi udara yang akan di liburkan, anak TK tetap libur sampai udara Rohil benar-benar sehat, kalau anak SMU tergantung udara, apa bila udara kita terlihat bagus maka para siswa tetap sekolah namun mengunakan masker di lolak. Kalau udara Rohil dengan asap tebal saat ini akan liburkan, timpal Misnawati.(anto)