Usut Dugaan Korupsi Bansos, Masyarakat Mandau Puji Polda Riau
Langkah Polda Riau mengusut dugaan korupsi Bansos Pemkab Bengkalis direspon positif. Masyarakat Mandau memuji dan berharap kasus tersebut tuntas secepatnya.
DURI - Pemuka masyarakat Mandau Buya Hamka Riau Ahad (16/2/14) memberikan apresiasi kepada Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polisi Daerah (Polda) Riau. Selama beberapa hari yang lalu, tim Tipikor Polda Riau itu telah turun memintai keterangan dari ratusan kelompok masyarakat penerima dana hibah dan Bansos APBD Bengkalis tahun anggaran 2012 yang diduga banyak diselewengkan.
Kita mengucapkan terima kasih kepada tim Tipikor Polda Riau yang telah turun memintai keterangan dari kelompok masyarakat di Kecamatan Mandau. Harapan kita, dugaan penyelewengan dana hibah dan Bansos yang diduga kuat melibatkan 26 anggota DPRD Bengkalis yang masih aktif itu segera tuntas dalam waktu secepatnya sehingga masyarakat tidak lagi bertanya-tanya, ujar Buya saat berbincang kepada riauterkini.com, Ahad (16/2/14).
Terkait dengan dugaan korupsi massal di DPRD Bengkalis itu, Buya Hamka Riau juga minta masyarakat di Kecamatan Mandau khususnya dan warga Kabupaten Bengkalis umumnya untuk tidak salah menentukan pilihan dalam Pemilu Legislatif 9 April mendatang.
Saran saya, jangan pilih lagi Caleg yang sekarang masih duduk di kursi DPRD. Lebih baik dipilih Caleg muka baru sebab mereka boleh dikatakan belum terkontaminasi. Kalau tetap memilih Caleg lama, dikhawatirkan penyakit ini akan tetap berlanjut, pesannya.
Buya juga menyarankan, kalau ada Caleg muka baru yang nawaitu dan niat awalnya ingin menguasai dana APBD setelah duduk jadi anggota DPRD, supaya mundur saja. Kalau tetap maju, rakyat akan salah pilih lagi. Bagi yang niatnya tak tulus untuk membela kepentingan rakyat, saya sarankan mundur sejak sekarang sebelum terlambat. Atau paling tidak, segera luruskan niat anda kalau niat itu sempat melenceng, tambahnya.
Mantan politikus partai berlambangkan ka'bah PPP di era Orde Baru yang sempat duduk di kursi legislatif tapi dilengserkan gara-gara terlalu vokal ini pun minta rakyat selektif dalam memilih Caleg pada Pemilu Legislatif yang tinggal menghitung hari saja.
Kepada para pemilih di Kecamatan Mandau khususnya, dan Kabupaten Bengkalis umumnya, jangan salah pilih pada Pemilu nanti. Tidak ikut memilih juga dosa. Salah pilih pun berdosa pula. Makanya saya sarankan, pilihlah berdasarkan hati nurani. Bagi yang Muslim, sebelum memilih nanti, shalat Istikharahlah dulu. Minta petunjuk pada Allah agar tak salah dalam memilih Caleg, ujarnya lagi.***(rtc)