Warga Kualo Penaso Keluhkan Pencemaran Aliran Sungai
Portalriau.com- Pinggir - Warga Desa Kualo Penaso, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, mayoritasnya yang bermata pencarian dari hasil menangkap ikan dari aliran Sungai Penaso, pada 2 bulan terakhir ini sangat resah dan kecewa. Hal tersebut di picu karena hasil tangkapan ikan mereka berkurang dan jauh dari hasil sebelumnya.
"Belakangan ini banyak ikan-ikan di sungai yang bermatian tanpa sebab. Kami sangat berharap kepada pihak instansi terkait agar segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi air sungai kami ini", ungkap Duat warga Desa Kualo Penaso ketika awak media menemuinya, Sabtu(20/9), yang juga berpropesi sebagai penangkap ikan/nelayan.
Lanjutnya kemudian, ada sekitar 40 keluarga di Desa Kualo Penaso ini yang mengantungkan kehidupannya dari hasil sungai penaso. Pagi, siang dan malam nya selalu menangkap ikan. Sebelumnya, dalam sebulannya saya dapat memperoleh penghasilan Rp.3 juta. Namun setelah datangnya musibah ini, yakni ikan di sungai pada bermatian, Rp.500 Ribu pun tak dapat sebulannya. Jelasnya, untuk memenuhi kebutuhan tiap harinya, anak-anak, kreditan, dan yang lainnya pun sudah tak mampu, keluh Duat.
Selaku warga Indonesia dan sebagai masyarakat kecil, kami sangat mengharapkan adanya perhatian dari pihak-pihak terkait kepada kami. Tolong lah di periksa kondisi air sungai kami ini, apakah karena adanya pencemaran dari limbah perkebunan PT.ADEI & Plantation???, atau karena apa..???. Kepada para Dewan/DPRD Kabupaten Bengkalis khususnya Dapil Kecamatan Pinggir yang baru saja di lantik kemarin, TOLONG lah kami masyarakat kecil, yang menggantungkan hidup dari menangkap ikan di Sungai Penaso ini, harap Duat dengan mata berkaca-kaca.
-efn-