Warga Marah dan Mengancam Demo, Kantor Lurah Balik Alam, Mandau Terancam Gagal Dibangun Tahun Ini
Karena keterbatasan anggaran, Kantor Lurah Balik Alam terancam gagal dibangun tahun ini. Wargapun marah dan mengancam akan menggelar demo.
DURI-Pengadaan tanah untuk Kantor Lurah Balik Alam, Mandau terancam dipending hingga tahun depan. Hal itu membuat murka pemuka masyarakat setempat. Pasalnya, usulan tersebut sudah jauh-jauh hari diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Mendengar rencana penundaan itu, kontan saja pemuka masyarakat setempat protes.
"Kami selaku pemuka masyarakat tak bisa terima. Pasalnya, ini sudah lama diusulkan. Malah Pak Sekda sewaktu masih menjabat sebagai Asisten I sudah pernah turun meninjau lahan tersebut. Menurut berita dari Pak Camat, kabarnya pengadaan tanah untuk Balik Alam dipending hingga 2015. Sedang pengadaan tanah untuk kantor Lurah Duri Barat diprioritaskan tahun ini," ujar salah seorang pemuka masyarakat Balik Alam Baharuddin Jang.
Menurut Baharuddin Jang, pemuka masyarakat jelas tidak bisa menerima kebijakan seperti itu. "Kalau tetap dipending, kami para pemuka masyarakat bersama ketua RT dan RW akan beramai-ramai menghadap Camat untuk melancarkan aksi protes," ancamnya.
Terkait protes tersebut, Camat Mandau H Hasan Basri langsung menggelar pertemuan dengan pemuka masyarakat di kantor lurah Balik Alam. "Kita sudah jelaskan ke masyarakat, plafon anggaran pengadaan tanah untuk kantor lurah di Kecamatan Mandau tahun ini hanya Rp1,5 miliar. Dana itu jelas tak cukup untuk pengadaan tanah kantor lurah Balik Alam dan pengadaan tanah serta bangunan untuk kantor Lurah Duri Barat. Pemuka masyarakat tetap ngotot minta agar kelurahan Balik Alam tetap dimasukkan," papar camat.
Berita acara permintaan masyarakat setempatpun terpaksa dibuat. Camat mengaku akan menyampaikan desakan itu ke pihak TAPD Bengkalis secepatnya. "Agar kedua aspirasi masyarakat bisa diakomodir, mudah-mudahan dana pengadaan tanah ini bisa ditambah Rp1 miliar lagi. Yang Rp1,5 miliar jelas tak bisa untuk keduanya. Untuk pengadaan tanah dan bangunan bagi Kelurahan Duri Barat saja masih kurang. Kalau diberikan untuk Balik Alam, berlebih pula. Bisa saja dapat tanah kosong untuk keduanya, tapi di Duri Barat sangat sulit mencari tanah kosong. Rata-rata sudah berisi bangunan," jelas Camat.(rtc/red)