Warga Muslim Raup Keuntungan di Sembahyang Kuburan Cina

BAGANSIAPIAPI - Di hari sembahyang tradisi Ceng Beng atau dikenal dengan istilah sembahyang kuburan yang dilakukan warga Tionghoa di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir telah dimanfaatkan oleh warga musli untuk mencari kuntungan dengan berdagang berbagai kebutuhan di beberapa kuburan cina. Untuk itu Tradisi tersebut membawa dampak positif bagi perekonomian warga di Rohil

Pantauan Metro Riau, Pagi itu Kamis (3/4) di bagansiapiapi tampak masih sepi. Seorang juru parkir disana, Simin (50) dan ketiga rekannya, mengaku biasanya sehari mereka masing-masing bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 70.000,- dengan menjaga kendaraan bagi warga tiongha yang melakukan sembahyang.

Lain halnya, seorang pedagang yang bernama Yusi (45), Ibu rumah tangga yang mengais rezeki diareal pekuburan cina dengan cara berjualan makanan. dari hasil berjualnnya dia bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp 500.000, perhari. Alhamdulillah satu hari sekitar lima ratus ribu dapat, karna berbagai makanan dan permainan yang saya jual, Sebut Yus.

Dia mengatakan, yang dijualnya setiap hari berupa makanan ringan seperti minuman kopi, teh manis, nasi uduk, dan minuman es, sudah satu minggu saya berjualan di area kuburan cina, dan cukup lumayan untuk kebutuhan di rumah, beber Yusi.

Tak ketinggalan juga, penjual jasa pencuci kuburan cina, seperti yang dilakukan Ucok (47). Katanya, mencuci kuburan telah ditekuninya sejak tiga tahun belakangan. 

Yang dimaksud dengan mencuci kuburan adalah membersihkan bodi kuburan menebas rumput dan memberi warna baru atau mengecat, upah yang didapat tergantung dari besar kecilnya kuburan cina. Ya tergantung ukuran kuburannya juga lah, kalau upahnya dari lima ratus sampai satu juta, terang Ucok.

Lanjut Ucok, dari seharga yang dijelaskannya itu dirinya hanya mendapatkan untung sekitar Rp 200.000, s/d Rp 300.000, karena selain mengeluarkan modal untuk beli bahan cat juga berbagi Job dengan temannya yang katanya satu kuburan mereka juga mengerjakan dengan sejumlah rekanan sekitar tiga orang, namun tidak semua untuk kita, karna di bagi lagi untuk bahan dan teman lagi, ujar Ucok.

Salah satu tokoh masyarakat Tiongha, Samtong, mengaku, bahwa Festival Qingming atau di Indonesia lebih dikenal sebagai Ceng Beng (bahasa Hokkien) adalah ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan ziarah ke kuburan sesuai dengan ajaran Khonghucu. 

 Festival tradisional Cina ini jatuh pada hari ke 104 setelah titik balik matahari pada musim dingin (atau hari ke 15 dari hari persamaan panjang siang dan malam pada musim semi), pada umumnya jatuh pada tanggal 5 April, dan setiap tahun kabisat, Qing Ming jatuh pada tanggal 4 April, timpal Samtong.(anto) 

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Saksikan Pelepasan Santriwan dan Santriwati RA Al Hidayah Bulu Cina

Labuhanbatu, portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, menghadiri sekaligus menyaksikan prosesi pelepasan santriwan dan santriwati RA-Al Hidayah Bulu Cina angkatan ke-19 Rabu 10/6/2026. Kegiatan…...

Wabup Jamri Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi PD Salimah Labuhanbatu

Labuhanbatu, portalriau.com- Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST didampingi Asisten I Setdakab menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD…...

Bukan Sekadar Jargon, Wabup Labuhanbatu Tegaskan 10 Program PKK Harus Jadi Kerja Nyata

Labuhanbatu, portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, bersama Ketua TP-PKK Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menyambut hangat kedatangan Tim Monitoring PKK Provinsi…...

Wabup Jamri Lepas Kafilah MTQ Kabupaten Labuhanbatu Menuju MTQ Tingkat Sumut Tahun 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Labuhanbatu yang akan berlaga pada MTQ Tingkat Provinsi…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Rapat Percepatan Penyaluran Bantuan Keuangan Propinsi Sumut Ta.2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 secara virtual…...