Anggota DPRD Bengkalis Simon Lumban Gaol Imbau Perusahaan Agar Hentikan PHK Saat Covid-19
Duri-- portalriau.com-Dampak virus Corona atau Covid-19 membuat perekonomian tertekan hingga saat ini. Begitu juga, keuangan perusahaan dan dunia industri.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bengkalis Simon Lumbangaol mengimbau agar perusahaan yang ada di wilayah Indonesia khususnya di Kabupaten Bengkalis jangan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, masih banyak cara lain agar perusahaan-perusahaan dapat tetap beroperasi.
" Kasihan karyawan atau buruh jika perusahaan melakukan PHK atau memutus kontrak dalam suasana Pandemi Covid-19 saat ini.Dan juga jika masa kontrak kerjanya bertepatan habis pada bulan ini,kita imbau agar perusahaan memperpanjang atau setidak nya mengikut sertakan kembali karyawan tersebut dalam kontrak baru,", imbau Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PDIP Dapil Bathin Solapan ini.
Karena jelas lanjut Simon dengan kondisi yang begitu mengkhawatirkan seperti saat ini akan sulit bagi karyawan untuk mencari pekerjaan baru.Dan bahkan mungkin saja perusahaan pun enggan menerima karyawan baru.
" Kalau hal ini terjadi kita tidak bisa bayangkan bagaimana kehidupan anak istri nya.Tentunya akan menambah deretan angka warga kurang mampu, nantinya,", imbuhnya.
Simon juga mengharapkan agar setiap perusahaan memberikan dispensasi atau kemudahan kepada karyawan dalam kondisi saat ini.Dan juga membantu keluarga karyawan dalam memperoleh pelayanan serta menyediakan APD bagi karyawannya.
" Dan jikapun ada kesalahan karyawan dalam kategori tidak begitu fatal,berilah teguran dan sanksi akan tetapi jangan sampai sanksi PHK,", pungkasnya lagi
Simon Lumban Gaol mengakui jika dewasa ini, Virus Corona atau COVID-19 menjadi momok bagi setiap pelaku usaha, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.
Pandemi COVID-19 membuat masyarakat mengurangi aktivitas ekonomi, seperti berbelanja kebutuhan tersier atau berlibur. Para ekonom bahkan menilai pandemi yang terjadi sudah berdampak pada sektor manufaktur, transportasi dan pariwisata nasional.
" Mari bersama melakukan langkah pencegahan penyebaran Covid-19.Dengan mematuhi ajakan dari pemerintah.Walau di Kabupaten Bengkalis belum ada yang positip,namun langkah antispasi tetap kita lakukan.,", Pungkasnya (Jon)