Antisipasi DBD Dan Diare, PMI Kampar Lakukan Kaporitisasi Sumur Warga Korban Banjir

Antisipasi DBD Dan Diare, PMI Kampar Lakukan Kaporitisasi Sumur Warga Korban Banjir

KAMPAR UTARA - Antisipasi timbulnya gejala Diare dan Demam Berdarah (DBD) dan penyakit lainnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar melaksanakan kegiatan kaporitisasi terhadap sumur warga yang terdampak bencana banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Kegiatan direncanakan akan menyisir seluruh desa yang ada di Kabupaten Kampar yang dimulai dari hari Senin (25/1) hingga beberapa hari ke depannya. Hal itu disampaikan oleh Ketua PMI Kampar, Drs H Zulher MS saat dijumpai di Desa Kecamatan Kampar Utara.

 Dalam kesempatan itu Zulher mengungkapkan bahwa Banjir sudah surut di Kabupaten Kampar. Namun itu, efek akibat banjir ini masih dirasakan oleh warga di Kabupaten Kampar. Efek yang dirasakan oleh warga itu adalah penyakit yang dirasakan oleh warga akibat kuman maupun penyakit yang tertinggal di rumah, sumur dan sekitar lingkungan warga. Untuk pencegahan itu, maka dilakukan kaporitisasi agar air di sumur warga sebagai sumber air minum tidak mengandung kuman dan penyakit.

 “Kaporitisasi sumur sangat penting kita lakukan agar masyarakat tidak terkena penyakit DBD, gatal-gatal atau penyakit kulit lainnya. Dimana, air sumur sebagai sumber kebutuhan air rumah tangga baik makan/minum, cuci, mandi dan kakus. Jika tidak di kaporit tentu korban banjir mudah terkena penyakit tersebut”ujar Zulher.

 Untuk melakukan kegiatan kaporitisasi ini, pada hari ini, PMI Kampar membagi dalam dua tim yaitu tim pertama untuk langkah kaporitisasi yang dipimpin langsung oleh Zulher dan yang kedua kepala Markas PMI Kampar, Misrahayati, yang melakukan pengobatan gratis di Kampar Kiri Hulu.

 Pada saat dihubungi senin (25/1), Zulher telah menyisir seluruh desa yang berada di Kecamatan Kampar Utara, Rumbio Jaya, dan Gunung Sahilan. Dia menyebutkan sebagian sumur warga di kecamatan tersebut telah mereka berikan kaporit namun sebagian lain akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depannya.

 “Karena hampir seluruh desa di Kampar kena banjir maka  masih banyak daerah yang belum tersentuh oleh program PMI Kampar ini. Jadi jika ada warga yang merasa sumurnya perlu dilakukan kaporitisasi, silahkan hubungi PMI Kampar baik melalui pengurus kabupaten maupun PMI Cabang kecamatan”ujar Zulher.

 Terakhir dia menghimbau kepada warga berhati-hati menggunakan air sumurnya agar tidak terkena penyakit pasca banjir.(dpr/Edi)

Berita Terkait

PHR Temukan Harta Karun Baru, Sumur TOPI-002 Hasilkan 795 Barel Minyak Per Hari

DURI, Portalriau.com--28 April 2026 – Di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan minyak Blok Rokan, SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru…...

Di bocorkan warga Ini nama nama BD Narkoba di Bilah Hulu.Kapolres diminta bertindak

Labuhanbatu. Peredaran narkoba jenis Sabu sabu belum juga musnah dari bumi Labuhanbatu, entah apa yang menyebabkan hal tersebut, apakah lambannya penanganan penegak hukum, ketidak pedulian…...

PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap

BENGKALIS, Portalriau.com---24 April 2026 – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran…...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolres Rohil, Cepat Tanggap Tangani Persoalan di Panipahan

Rokan Hilir –Portalriau.com--- Tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, H. Fuad dan H. Samsul, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Rokan Hilir atas kinerja cepat dan tanggap dalam…...

KAPOLRES ROHIL BERSAMA UPIKA PANIPAHAN GELAR PENANAMAN POHON DALAM RANGKA HARI BUMI SEDUNIA

Rokan Hilir – Portalriau.com--Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. bersama unsur UPIKA Panipahan melaksanakan kegiatan penanaman…...