Bencana Asap, Pustu dan Puskesmas se Rohul Buka 24 Jam
PASIR PENGARAIAN -Seiring dengan terjadinya bencana kabut asap yang saat ini masih menyelimuti wilayah Rokan Hulu, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) telah menginstruksikan seluruh Puskemas Pembantu (Pustu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se Rokan Hulu, untuk membuka pelayanan 24 jam kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan akibat kabut asap.
Hal ini, mengantisipasi agar tidak ada terjadinya sesuatu yang tidak dinginkan terhadap masyarakat Rokan Hulu yang fatal akibat penyakit yang ditimbulkan dari kabut asap.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rohul Grifino Dahlihardy, (17/9) mengaku, terhitung awal September hingga saat ini sudah ada ribuan warga Rohul yang terindikasi menderita penyakit yang disebabkan terhirup dari kabut asap yang sangat membahayakan kesehatan. Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Rohul dalam memperhatikan kesehatan masyarakatnya, terhadap dampak penyakit yang ditimbulkan dari kabut asap, seluruh Pustu desa dan 19 Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan se Rokan Hulu untuk tidak meninggalkan tempat tugas.
Mengingat bencana kabut asap yang masih terlihat menyelimuti Rokan Hulu, diduga asap kiriman dari kabupaten dan provinsi tetangga. "Tentu warga yang merasa dirinya terserang penyakit yang ditimbulkan dari kabut asap, mereka membutuhkan pelayanan kesehatan di Pustu maupu di Puskesmas.Kita sudah instruksikan seluruh Pustu dan Puskesmas buka 24 jam melayani masyarakat sering terjadinya bencana asap.Pengobatan digratiskan," sebutnya
Grifino mengatakan, bagi masyarakat yang terserang penyakit yang diseibakan kabut asap, seperti Ispa, Asma, iritasi kulit, iritasi mata selama ini tertangani di Pustu dan Puskesmas. Jika ada masyarakat yang hasil diagnose terserang penyakit pneumonia, bronchitis, agar dirujuk ke RSUD Rokan Hulu, agar pasien lebih cepat penanganannya. "Setiap hari, Pustu dan Puskesmas se Rohul merekap dan mengirimkan data warga yang diagnosanya terserang penyakit dari kabut asap ke program surveilance di Diskes Rohul. Data ini dikirim ke provinsi dan Penangulangan Bencana di Kementerian Kesehatan RI," sebutnya.
Dia menambahkan, laporan penyakit akibat bencana kabut asap yang direkap Puskesmas Rohul khususnya hari ini (kamis, red), penyakit Ispa 101 kasus, asma 2 kasus, iritasi kulit 4 kasus, iritasi mata 5 kasus dan pneumonial nihil. (dpr/rpr)