Cegah Dini HIV/AIDs RSUD Pasir Pangaraian Miliki Klinik VCT
Kesehatan - Jumat, 07/06/2013 - 13:39:58 WIB
Portalriau.com-Penanggulangan dan pencegahan terhadap penyebaran HIV/AIDs serta memutus mata rantai penyebarannya di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul telah menyediakan Klinik VCT (Voluntary Counseling Test) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pangaraian untuk mendeteksi penyakit HIV/AIDs.
Kadiskes Rohul Dr Wildan Asfan Hasibuan M Kes, Kamis (6/6) menyebutkan, Klinik VCT telah beroperasi sebulan lalu di RSUD Rohul, merupakan tempat kesehatan tes HIV sukarela, gratis dengan bimbingan lengkap dengan menjamin kerahasian pasien dengan Klinik VCT, secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV, konseling pra testing memberikan pengetahuan tentang HIV, manfaat pengambilan keputusan untuk testing dan perencanaan atas isu HIV akan dihadapi.
Konseling testing membantu seseorang untuk mengerti dan menerima status HIV positif dan merujuk pada layanan dukungan, Bagi merasa berprilaku kurang sehat dan berisiko khususnya penularan HIV dan AIDs, diharapkan bisa secara sukarela menjalani tes di klinik VCT dan pengobatannya di RSUD Rohul, mereka tidak perlu lagi jauh-jauh ke klinik VCT RSUD Arifin Ahmad dan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru, cukup di Rohul saja.
Klinik VCT tidak ada pemaksaan karena konteksnya kerelaan dari seseorang untuk melakukan tes HIV, proses VCT, hubungan antara klien dan konselor, bukan hubungan antara pasien dengan dokter, dalam hubungan antara klien dan konselor, lanjutnya, semua keputusan ada ditangan klien mendapat informasi cukup tentang HIV dan memahaminya, VCT terjadi saling percaya antara klien dan konselor.
"Kerelaan untuk tes HIV, rahasia terjamin, pelayanan nyaman dan empati, VCT jadi tau ada atau tidaknya HIV didalam tubuh kita, cara supaya tidak menular atau menularkan, jadi bagi yang telah terinfeksi HIV harus rajin berobat agar Virus HIV di tubuh tidak bertambah banyak," jelasnya.
Resiko terkena HIV, baik laki-laki dan perempuan dewasa, waria, ibu rumah tangga, maupun anak-anak maupun beberapa golongan prilaku tidak aman seperti PSK, Pengguna Napza suntik, pasangan berganti-ganti tanpa memakai kondom, terang Kadiskes Rohul dilakukan dalam VCT, berbicara dengan konselor sebelum test HIV, dengan melakukan tes HIV.Bila hasil test positif, klik VCT akan mendukung dari manajemen kasusnya, dan bila hasilnya negatif perlu tes HIV ulang tiga bulan lagi untuk membuktikan hasilnya.
Klinik VCT ini, dapat mengoptimalkan upaya pencegahan penularan HIV/AIDS, pihaknya memohon bantuan para kepala desa dan organisasi sosial maupun ormas lainnya di Rohul untuk ikut mensosialisasikan keberadaan klinik ini sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitasnya, Tambah Kadiskes Rohul masyarakat memanfaatkan layanan Klinik VCT akan dijamin kerahasiaannya, masyarakat tidak perlu takut akan tersebarnya identitas pribadinya, karena klinik tersebut telah dilengkapi dengan SOP bagaimana menjaga kerahasiaan identitas klien, data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jumlah penderita HIV/AIDS di Rokan Hulu sejak tahun 2006 hingga tahun 2012 berjumlah 35 kasus.