Cegah Filariasis, Bupati Ajak Perangkat Desa Membudidayakan Goro

BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno Amp mengajak seluruh Perangkat desa untuk kembali mengaktifkan dan membudidayakan Kegiatan Gotong Royong (Goro)  agar lingkungan dan pemukiman masyrakat tetap  bersih dan terjaga keasrian udaranya.  Dengan membiasakan pola hidup besih, maka sangat diyakini masyrakat akan terhindar dari berbagai serangan penyakit.

"kita telah menghimbau camat, Lurah, kepenghuluan, dan perangkat desa untuk mengajak masyrakat secara rutin melakukan goro secara rutin, Karena saat ini ada sekitar 42 orang yang menderita penyakit Filariasis (kaki gajah,red) yang disebabkan dari gigitan nyamuk, " kata Bupati Suyatno saat membuka kegiatan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah dan video Confrence Menkes RI bersama Masyrakat Rohil dihalaman Diskes Rohil, Kamis (1/10) sore kemaren.

Dalam Kegiatan itu, Bupati Suyatno menargetkan pada tahun 2016 mendatang rohil akan terbebas dari yang namanya penyakit Filariasis. Namun, agar keinginan itu terealisasi tentunya kita minta kerjasama dari perangkat desa untuk mengajak masyrakat membiasakan pola hidup bersih dengan mengaktifkan kembali kegiatan sosial berupa Goro. "penyakit kaki gajah ini tidak bisa dianggap enteng dan dibiarkan begitu saja, karena penyakit ini adalah salah satu penyakit menular melalui gigitan nyamuk, "tuturnya.

Selain membiasakan Pola hidup bersih, masyrakat juga harus rutin memakan obat yang diprogramkan Pemerintah pusat secara rutin setiap tahunnya. "kita telah melaksanakan pemberian obat filariasis tahap keempat dengan tujuan agar terhindar dari penyakit Kronis tersebut. Bagi masyrakat yang belum mendapatkan obat itu kita minta untuk mendatangi Posyandu terdekat, "pesan Suyatno.

Sementara itu, Mentri Kesehatan Nila F Moeluk dalam Video Confrence bersama bupati Rohil dan masyrakat mengatakan secara garis besar penyakit kaki gajah tahun 2012 sebesar 19,6 persen diindonesia.  Setelah pemberian obat maka terjadi penuruanan secara siknifikan seperti apa yang terlihat pada tahun 2014 hanya tinggal sekitar 4 persen. Pemerintah mengharapkan pada tahun 2016 nanti khususnya kabupaten Rokan Hilir terbebas dari penyakit tersebut.

"saya ingatkan dan tegaskan bahwa penyakit kaki gajah sangat perlu ditanggapi secara baik oleh semua pihak. Karena, penyakit itu kalau sudah kronis bisa menimbulkan kecacatan secara permanen bagi penderita yang selanjutnya juga akan menimbulkan masalah sosial dan ekonomi, "ujar Nila F Moeluk melalui video Confrence bersama Bupati Rohil. (Dpr/Af)

Berita Terkait

PHR Temukan Harta Karun Baru, Sumur TOPI-002 Hasilkan 795 Barel Minyak Per Hari

DURI, Portalriau.com--28 April 2026 – Di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan minyak Blok Rokan, SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru…...

Di bocorkan warga Ini nama nama BD Narkoba di Bilah Hulu.Kapolres diminta bertindak

Labuhanbatu. Peredaran narkoba jenis Sabu sabu belum juga musnah dari bumi Labuhanbatu, entah apa yang menyebabkan hal tersebut, apakah lambannya penanganan penegak hukum, ketidak pedulian…...

PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap

BENGKALIS, Portalriau.com---24 April 2026 – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran…...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolres Rohil, Cepat Tanggap Tangani Persoalan di Panipahan

Rokan Hilir –Portalriau.com--- Tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, H. Fuad dan H. Samsul, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Rokan Hilir atas kinerja cepat dan tanggap dalam…...

KAPOLRES ROHIL BERSAMA UPIKA PANIPAHAN GELAR PENANAMAN POHON DALAM RANGKA HARI BUMI SEDUNIA

Rokan Hilir – Portalriau.com--Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. bersama unsur UPIKA Panipahan melaksanakan kegiatan penanaman…...