Diskes Wajib Lapor Ke Propinsi Perkembangan ISPA
BAGANSIAPIAPI - Untuk memantau Perkembangan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat Kabut Asap dari pembakaran Hutan dan Lahan (Harhutla), Dinas Kesehatan (diskes) Rohil secara rutin melaporkan perkembangan penyakit Ispa Kediskes Propinsi Riau setiap harinya paling lama pukul 15.00 WIB.
Demikian dikatakan Kadiskes Rohil, Dr HM Junaidi Saleh Mkes , Kamis (10/9) diruang kerjanya. "Sesuai intruksikan dari Diskes Propinsi riau setiap diskes Kabupaten/Kota diriau wajib mengirimkan data-data perkembangan penyakit Ispa dua bulan terakhir akibat kabut asap setiap harinya melalui Email diskes Propinsi Riau.
Dalam dua bulan terakhit berdasarkan Laporan dari 17 Puskesmas dirohil tercatat warga yang telah diserang penyakit Ispa terjadi kenaikan yang siknifikan. Untuk bulan juli hingga Agustus saja tercatat 6.377 Warga yang telah diserang oleh penyakit Ispa. Namun alhamdulillah penyakit itu masih bisa teratasi dan tidak ada warga yang mengalami kematian, "tuturnya.
Diakui Junaidi, saat ini Kabupaten Rohil telah terbebas dari pemandangan kabut asap akibat guyuran hujan lebat dua hari belakangan ini, sehingga matahari yang sebelumnya tidak kelihatan saat ini sudah mulai cerah seperti biasanya. Selain itu, kondisi penderita ispa yang sebelumnya meningkat saat ini sudah berangsur berkurang dan sebagian penderita kesehatannya sudah berangsur pulih.
Sebelumnya diberitakan penderita Ispa dirohil kebanyakan berasal dari kalangan anak-anak yang berusia 5 tahun keatas. Selain Ispa, Kabut asap juga mengakibatkan warga terserang penyakit batuk-batuk, dan Pneumonia. Penyakit gangguan pernafasan itu terbanyak ditemukan diPuskesmas Bangko, Puskesmas Pujud, dan Puskesmas Tanah Putih Sedinginan, "terang Junaidi. (dpr/Af)