Korban Banjir Rawan Penyakit Kulit
Bagansiapi-api-Dinas Kesehatan (Diskes) Rokan Hilir mengatakan para korban banjir rawan terkena penyakit kulit seperti gatal-gatal dan kudisan apabila terlalu lama atau sering berendam di air.demikian dijelaskan Kadiskes Rohil,Junaidi Saleh ,Selasa (13/1) dibagansiapiapi.
dikatakan Junaidi Saleh,musibah banjir yang terjadi di beberapa Kecamatan di Rokan Hilir seperti Kecamatan Tanah Putih sedinginan,tanah Putih Tanjung melawan,Rantau Kopar,bangko Pusako dan kecamatan lain nya membuat Para korban terpaksa diungsikan.
yang paling parah itu Kecamatan Rantau Kopar," namun pelayanan Kesehatan telah kita tingkatkan untuk mendirikan Posko Kesehatan seperti yang telah di Intruksikan oleh Bupati Rohil.kata Junaidi Saleh.
Menyikapi banjir tersebut apa yang telah dilakukan pihaknya diakui Junaidi Saleh pelayanan kesehatan tak ada masalah petugas dari Puskesmas di daerah banjir senantiasa stanbay di lapangan dan bila ada warga yang terserang penyakit petugas akan langsung memberikan
pertolongan.
"Walau ada Puskesmas yang halaman dan jalan menuju gedung terendam banjir tapi, tak ada masalah pelayanan tetap dilaksanakan. Petugas siaga 24 jam di lokasi banjir. Jadi bila masyarakat dari korban banjir membutuhkan pengobatan akan langsung diberikan. Perlu di ketahui potensi penyakit para korban banjir diantaranya adalah sakit kulit seperti gatal-gatal dan diare. Namun, untuk penyakit diare masih normal," sebutnya.
saat di singgung mengenai apakah sudah dilakukan pendirian posko di lokasi banjir di akuinya belum ada. "Sarat pendirian posko harus ada masyarakat, namun kebanyakan masyarakat di lokasi banjir tak mau mengungsi karena mereka menilai kondisi banjir ini sudah biasa sehingga mereka lebih memilih untuk tetap tinggal dirumah," jelas Junaidi Saleh. (mpr/af)